Piala Presiden 2026 dipastikan menghadirkan delapan klub dengan komposisi yang menarik perhatian. Turnamen pramusim ini akan diisi tiga tim undangan dari luar negeri dan lima wakil Indonesia, dengan Port FC datang sebagai juara bertahan.
Format yang dipakai juga sudah jelas. Delapan peserta akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim, sebelum turnamen berlangsung pada 25 Juli hingga 7 Agustus 2026.
Keikutsertaan Port FC menjadi salah satu sorotan utama karena klub asal Thailand itu mengumumkannya langsung melalui akun media sosial resmi. Dalam pernyataannya, Port FC menyebut undangan tersebut datang untuk turnamen di Indonesia yang berstatus juara bertahan, sebagai bagian dari agenda pramusim menuju musim 2026/27.
Port FC juga menegaskan bahwa keikutsertaan itu membuat mereka kembali hadir di Piala Presiden untuk kali kedua secara beruntun. Pada edisi 2025, klub berjuluk Port Lions itu tampil sebagai tim undangan bersama Oxford United.
Hasilnya, Port FC keluar sebagai juara setelah menundukkan Oxford United 2-1 di partai final. Modal itu membuat mereka tiba di Piala Presiden 2026 dengan status yang berbeda, sekaligus membawa peluang mempertahankan gelar.
Tiga tim dari luar negeri yang ikut meramaikan edisi ini adalah Port FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC. Kehadiran dua nama terakhir ikut menambah warna persaingan, karena Piala Presiden kembali membuka ruang bagi peserta internasional.
Dari dalam negeri, lima klub yang tampil adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan. Daftar ini membuat Piala Presiden 2026 tetap mempertahankan daya tarik sebagai ajang pramusim yang mempertemukan klub-klub besar Indonesia dengan lawan dari luar negeri.
Pembagian grup akan diumumkan kemudian. Dengan delapan tim yang sudah terkonfirmasi, perhatian kini tertuju pada bagaimana komposisi grup akan membentuk persaingan menuju musim 2026/2027.
Source: sport.detik.com






