MPLS di SD Wirosaban Tak Cuma Kenalkan Sekolah, Anak Baru Juga Diajak Ngaji Ke-Jogjaan

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai daerah tidak hanya diisi pengenalan kelas dan aturan sekolah. Di SD Negeri Wirosaban, Kota Yogyakarta, siswa baru kelas 1 justru langsung mendapat materi pilihan yang menonjolkan nilai ke-Jogjaan.

Materi itu dipilih untuk menyesuaikan karakter sekolah sekaligus cara mendekati peserta didik baru yang masih beradaptasi. Guru Pendamping Khusus SD Negeri Wirosaban, Rizqi Fatin Saffanah, menyebut sekolah mengambil tema sopan santun, menghormati orang lain, dan kebiasaan salim sebagai bagian dari pengenalan awal.

Fokus pada sopan santun dan salim

Menurut Fatin, ciri khas sekolah ini memang diarahkan pada ke-Jogjaan, terutama soal ngajeni atau menghargai orang lain. Ia juga menyinggung kebiasaan salim saat pertama bertemu orang sebagai bagian dari pembiasaan yang ingin dikenalkan sejak awal.

Fatin menyebut pendekatan itu juga relevan dengan karakter anak zaman sekarang. Ia menyinggung generasi Alpha yang kerap disebut asbun atau asal bunyi, sehingga materi pengenalan dibuat dekat dengan kebiasaan dan pembentukan perilaku sehari-hari.

Materi Pilihan MPLSIsi UtamaTujuan
Ke-JogjaanSopan santun, ngajeni, dan salimMenanamkan pembiasaan menghormati orang lain
Permainan tradisionalPengenalan lewat aktivitas bermainMembuat siswa lebih mudah beradaptasi

Guru sesuaikan metode dengan anak yang masih aktif

Selain materi ke-Jogjaan, SD Negeri Wirosaban juga memperkenalkan permainan tradisional kepada peserta didik baru. Sekolah menyiapkan sejumlah kegiatan lain seperti permainan di kelas dan outing yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang.

Fatin mengatakan tantangan utama pada siswa baru biasanya adalah rasa malu-malu dan penyesuaian dari jenjang TK ke SD. Pada awal masuk sekolah, banyak anak belum bisa duduk tenang dalam waktu lama dan masih sangat aktif bergerak.

Karena itu, guru menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi anak. Aktivitas seperti games lempar dipakai agar siswa tetap terlibat tanpa dipaksa duduk terlalu lama.

MPLS sudah disiapkan sejak pekan lalu

SD Negeri Wirosaban telah menyiapkan MPLS sejak pekan lalu untuk menyambut siswa baru. Hari pertama kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB, tetapi ada siswa yang sudah datang sejak pukul 06.00 WIB karena sangat bersemangat berangkat ke sekolah.

Menurut Fatin, ibu dari siswi tersebut bahkan mengatakan anaknya memang antusias ingin segera masuk sekolah. www.detik.com melaporkan, suasana itu menjadi salah satu gambaran awal bagaimana sekolah dasar ini berusaha membuat siswa baru merasa nyaman sejak hari pertama.

Terkait