Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali membuka seleksi jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Gelombang II untuk tahun akademik 2026/2027. Jalur ini menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa yang mengincar program studi dengan kuota penerimaan sebelumnya belum terpenuhi.
Unsrat menyediakan total 1.318 kursi pada seleksi tambahan ini. Pendaftar dapat memilih maksimal dua program studi, dengan urutan pilihan yang ditetapkan sebagai prioritas.
Seleksi Mandiri T2 Gelombang II tidak menggunakan ujian tulis. Penilaian dilakukan melalui seleksi portofolio berdasarkan nilai rapor, sehingga kelengkapan dan ketepatan data akademik menjadi perhatian penting bagi peserta.
Dalam pengumumannya, Unsrat menyatakan jalur tambahan dibuka setelah seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui SNBP, SNBT, dan Mandiri Tumou Tou dilaksanakan. Sejumlah program studi masih memiliki kuota yang belum terpenuhi.
Jadwal Mandiri T2 Gelombang II
Pendaftaran dibuka pada 16 hingga 24 Juli 2026 melalui portal penerimaan mahasiswa baru Unsrat. Pada periode yang sama, peserta juga dapat mencetak kartu tanda peserta seleksi.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 16–24 Juli 2026 |
| Pencetakan kartu peserta | 16–24 Juli 2026 |
| Seleksi portofolio nilai rapor | 27 Juli 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi | 28 Juli 2026 |
| Verifikasi berkas dan validasi Biro Akademik | 29–31 Juli 2026 |
| Pembayaran UKT melalui BTN, BRI, dan BNI secara online | 29 Juli–12 Agustus 2026 |
Hasil seleksi dijadwalkan keluar pada 28 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lulus kemudian menjalani tahap verifikasi berkas dan validasi oleh Biro Akademik pada 29 sampai 31 Juli 2026.
Untuk biaya kuliah, Unsrat tidak mencantumkan informasi terbuka dalam pengumuman jalur ini. Peserta yang lolos Gelombang I diketahui dapat melihat informasi biaya melalui akun profil masing-masing.
Syarat dan Cara Mendaftar
Jalur ini dapat diikuti lulusan SMA, SMK, MA, MAK, atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026. Lulusan Paket C pada tiga tahun yang sama juga dapat mendaftar, dengan batas usia maksimal 25 tahun yang dibuktikan melalui ijazah.
Setiap peserta wajib membayar biaya pendaftaran Rp400.000 melalui Bank BTN atau BNI. Setelah mengisi data awal dan memilih jalur Mandiri Tumou Tou, calon mahasiswa akan memperoleh nomor billing serta PIN untuk proses pembayaran dan login.
Usai pembayaran, peserta harus melengkapi biodata pada portal penerimaan Unsrat sebelum mencetak kartu tanda peserta. Unsrat menegaskan kelulusan dapat dibatalkan apabila data yang diisikan calon mahasiswa tidak benar.
Program Studi dengan Kuota Tersedia
Kuota yang dibuka tersebar di delapan fakultas, mulai dari bidang teknik, pertanian, perikanan, ekonomi, hingga ilmu budaya. Program dengan daya tampung terbesar dalam daftar yang diumumkan adalah S1 Ilmu Kelautan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan 105 kursi.
| Fakultas | Program Studi | Daya Tampung |
|---|---|---|
| Teknik | S1 Perencanaan Wilayah dan Kota | 23 |
| Peternakan | S1 Peternakan | 99 |
| Ekonomi dan Bisnis | S1 Ekonomi Pembangunan | 65 |
| Ilmu Budaya | S1 Sastra Indonesia, Sastra Jerman, Ilmu Sejarah | 42, 30, 38 |
| MIPA | S1 Matematika, Fisika, Biologi, Kimia | 68, 62, 36, 56 |
Di Fakultas Pertanian, pilihan yang tersedia mencakup S1 Teknik Pertanian dengan 26 kursi, Teknologi Pangan 39 kursi, Agribisnis 62 kursi, dan Agroteknologi 40 kursi. Selain itu, tersedia Ilmu Kehutanan 36 kursi, Ilmu Tanah 47 kursi, Proteksi Tanaman 41 kursi, serta Agronomi 45 kursi.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan membuka S1 Ilmu Kelautan untuk 105 orang, Manajemen Sumberdaya Perairan 47 orang, Budidaya Perairan 41 orang, Teknologi Hasil Perikanan 42 orang, Agrobisnis Perikanan 53 orang, dan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 25 orang.
Sementara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyediakan kuota untuk S1 Ilmu Politik sebanyak 26 orang, Sosiologi 39 orang, Ilmu Perpustakaan 47 orang, dan Antropologi Sosial 38 orang. Calon peserta perlu mencermati pilihan prodi sejak awal karena urutan yang dipilih akan menjadi dasar prioritas seleksi.







