Sebanyak 85 mahasiswa asal Jakarta yang sedang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) masuk daftar calon penerima beasiswa dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini disiapkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar hambatan biaya tidak menghentikan pendidikan mereka.
Dukungan tersebut menambah pilihan pembiayaan bagi mahasiswa Jakarta di tengah besaran uang kuliah tunggal (UKT) ITB yang dapat mencapai belasan juta rupiah setiap semester. Nilai UKT tertinggi untuk jalur SNBP dan SNBT berada di Sekolah Bisnis dan Manajemen, yaitu Rp14.500.000 per semester pada kelompok 7.
Nama Calon Penerima Diserahkan ke Pemprov
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, menyerahkan nama mahasiswa calon penerima beasiswa kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Penyerahan itu dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (17/7/2026).
Pemprov DKI Jakarta menyatakan siap mendukung program beasiswa tersebut sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Komitmen itu sejalan dengan program tahunan Pemprov yang memberikan beasiswa kepada ribuan mahasiswa ber-KTP DKI Jakarta yang diterima di perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
Beasiswa ini diarahkan untuk memastikan calon mahasiswa dan mahasiswa dapat memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala kondisi ekonomi. Namun, informasi mengenai nilai bantuan, tahapan pendaftaran, serta jadwal penyaluran untuk 85 mahasiswa tersebut belum dijelaskan.
Rentang UKT ITB dari Rp500 Ribu hingga Rp14,5 Juta
Menurut informasi yang dimuat www.detik.com dari laman Admisi ITB, besaran UKT berbeda menurut fakultas atau sekolah serta kelompok kemampuan ekonomi mahasiswa. Kelompok UKT 1 di seluruh fakultas dipatok Rp500.000 per semester, sedangkan kelompok UKT 2 sebesar Rp1.000.000 per semester.
Perbedaan paling besar terlihat pada kelompok UKT 3 hingga UKT 7. Mahasiswa di Sekolah Bisnis dan Manajemen menghadapi besaran tertinggi, sementara FMIPA-Matematika memiliki nominal paling rendah untuk kelompok UKT 3 sampai UKT 7 dibandingkan dua kelompok fakultas lainnya.
| Fakultas/Sekolah | UKT 3 | UKT 4 | UKT 5 |
|---|---|---|---|
| Sekolah Bisnis dan Manajemen | Rp6.500.000 | Rp8.500.000 | Rp10.500.000 |
| FMIPA-Matematika | Rp4.250.000 | Rp6.250.000 | Rp8.250.000 |
| Fakultas/sekolah lainnya | Rp4.500.000 | Rp6.500.000 | Rp8.500.000 |
| Fakultas/Sekolah | UKT 6 | UKT 7 | UKT 1-2 |
|---|---|---|---|
| Sekolah Bisnis dan Manajemen | Rp12.500.000 | Rp14.500.000 | Rp500.000-Rp1.000.000 |
| FMIPA-Matematika | Rp10.250.000 | Rp12.250.000 | Rp500.000-Rp1.000.000 |
| Fakultas/sekolah lainnya | Rp10.500.000 | Rp12.500.000 | Rp500.000-Rp1.000.000 |
Kelompok fakultas dan sekolah lainnya mencakup FITB, FTTM, FMIPA-IPA, FSRD, FTI, FTMD, FTSL, SAPPK, SITH, SF, serta STEI. Untuk kelompok ini, UKT tertinggi ditetapkan Rp12.500.000 per semester pada kelompok 7.
Pilihan Pembiayaan Selain Beasiswa Daerah
Selain dukungan dari Pemprov DKI Jakarta, ITB juga membuka kesempatan kuliah melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Dalam skema tersebut, biaya kuliah mahasiswa ditanggung oleh pemerintah.
Program beasiswa Pemprov Jakarta bagi 85 mahasiswa ITB menjadi bagian dari dukungan pembiayaan pendidikan bagi warga Jakarta yang berkuliah di luar daerah. Bagi mahasiswa yang masuk daftar calon penerima, proses bantuan tetap akan mengikuti ketentuan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah daerah.
