JBL memperkenalkan Vienna, speaker yang tidak hanya dirancang untuk memutar musik. Perangkat ini membawa layar 18,5 inci yang dapat menampilkan lirik lagu secara langsung ketika musik dimainkan.
Keberadaan layar besar membuat JBL Vienna mengambil peran yang berbeda dari speaker konvensional. Pengguna dapat mengikuti lirik sambil mendengarkan musik, sehingga pengalaman mendengarkan lagu terasa lebih visual.
JBL menyebut tampilan lirik pada layar ini dilengkapi efek cahaya dan bayangan yang bergerak. Efek tersebut dibuat agar teks lirik tampak seperti melayang di udara saat lagu diputar.
Layar untuk Lirik, Foto, dan Jam Digital
Layar JBL Vienna berukuran 18,5 inci dan menggunakan lapisan kaca tempered ultra-putih. JBL mengklaim material tersebut memiliki tingkat transparansi tinggi untuk mendukung tampilan visual pada perangkat.
Selain lirik, pengguna dapat memilih sembilan tema latar belakang untuk layar speaker. Pilihannya mencakup tampilan bernuansa tenang hingga tema dengan visual yang lebih mencolok.
Fungsi layar juga diperluas melalui mode album foto. Pengguna dapat menampilkan koleksi gambar pribadi dalam format slideshow sambil memutar musik.
Foto momen liburan atau kebersamaan dengan teman dapat menjadi bagian dari tampilan speaker di ruangan. JBL Vienna juga dapat digunakan sebagai jam digital dengan dua zona waktu dan tampilan jam yang bisa dipersonalisasi memakai foto.
Konfigurasi Audio 2.1 Channel
Di balik layar besarnya, JBL Vienna mengusung sistem audio stereo 2.1 channel dengan daya keluaran puncak hingga 100 watt. Konfigurasi ini menggabungkan sejumlah driver dan radiator pasif untuk menangani rentang suara yang berbeda.
| Komponen Audio | Jumlah | Ukuran |
|---|---|---|
| Driver full-range | 2 unit | 3,23 inci |
| Driver bass berbentuk racetrack | 4 unit | 8,5 inci |
| Radiator pasif | 2 unit | 5 inci |
Menurut JBL, kombinasi komponen tersebut ditujukan untuk menghasilkan bass yang dalam, vokal yang jernih, serta suara treble yang tetap jelas. Sistem audio ini juga disebut mampu menyajikan detail suara berlapis, terutama ketika memutar musik jazz dan klasik.
Speaker ini tidak hanya membawa fitur untuk hiburan musik. JBL Vienna turut menyediakan 11 mode meditasi bawaan yang memadukan suara alam dengan animasi visual bergerak perlahan di layar.
Mode meditasi tersebut mencakup suara seperti hujan dan deburan ombak. Dengan pendekatan ini, layar Vienna digunakan sebagai pendamping visual saat pengguna menjalankan sesi relaksasi.
Mendukung Bluetooth hingga Pencerminan Layar
Untuk konektivitas, JBL Vienna mendukung Bluetooth 5.4, USB-C, dan AUX. Speaker ini juga bisa menerima pencerminan layar nirkabel dari perangkat Android maupun iPhone.
Dukungan wireless screen mirroring memberi opsi penggunaan layar yang lebih luas di luar lirik, foto, dan jam digital bawaan. Namun, JBL belum merinci pengalaman penggunaan atau batasan fitur pencerminan layar tersebut.
JBL baru memperkenalkan Vienna untuk pasar China. Berdasarkan informasi yang dihimpun tekno.kompas.com dari Gizmochina, perusahaan belum mengungkap harga perangkat ini maupun jadwal peluncurannya di pasar global.
Dengan layar besar, fungsi visual, dan sistem audio 2.1 channel, JBL Vienna diposisikan sebagai perangkat yang menggabungkan speaker dengan elemen tampilan digital. Ketersediaannya di luar China masih menunggu pengumuman resmi dari JBL.
