Mahasiswa baru Universitas Padjadjaran tahun akademik 2026/2027 perlu memperhatikan Pamuka 2026 karena pengumpulan poin dalam kegiatan ini menjadi syarat untuk mengikuti Prabu Unpad. Poin tersebut dapat diperoleh melalui seminar, talkshow, serta kunjungan ke booth yang tersedia di lokasi.
Kegiatan Pamuka 2026 berlangsung pada 3-7 Agustus 2026 di sejumlah lokasi Kampus Jatinangor. Mahasiswa tidak datang serentak, karena jadwal kedatangan dipilih sendiri melalui Portal Students Unpad.
Jadwal dan persiapan sebelum datang
Registrasi online harus dilakukan maksimal H-1 sebelum jadwal kedatangan yang dipilih. Setelah registrasi, mahasiswa akan memperoleh jadwal kedatangan sekaligus nomor antrean untuk mencetak Kartu Tanda Mahasiswa atau KTM.
| Tahap | Waktu/Lokasi | Keperluan |
|---|---|---|
| Pamuka 2026 | 3-7 Agustus 2026, Kampus Jatinangor | Rangkaian awal penyambutan mahasiswa baru |
| Registrasi online | Maksimal H-1 | Memilih jadwal kedatangan dan memperoleh nomor antrean |
| Cetak KTM | Lapangan Futsal | Mencetak Kartu Tanda Mahasiswa |
| Pengambilan atribut | Setelah cetak KTM | Mengambil jas almamater |
Setibanya di lokasi, mahasiswa baru akan mencetak KTM di Lapangan Futsal. Mereka kemudian diarahkan untuk mengambil jas almamater sebelum mengikuti agenda berikutnya bersama LO.
Pamuka merupakan perjalanan awal sebelum rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru atau Prabu Unpad. Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh Unpad sekaligus penanggung jawab acara, Mira Trisyani Koeryaman, Ph.D., menyebut istilah Pamuka secara bahasa bermakna pembuka.
“Pamuka dari segi bahasa itu artinya pembuka, filosofinya membuka jalan, membuka wawasan mahasiswa masuk ke Universitas Padjadjaran,” ujar Mira dalam keterangan yang dikutip Kompas.com. Selain urusan administrasi, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru.
Materi wajib dan pengumpulan poin
Mahasiswa akan diarahkan mengikuti seminar yang menjadi bagian dari Pamuka. Seminar Jati Diri bersifat wajib dan dilaksanakan secara luring, sedangkan seminar Kampus Aman Tanpa Kekerasan juga wajib dengan pelaksanaan yang dapat diarahkan secara luring atau daring.
Seminar dan talkshow disiapkan untuk membantu mahasiswa baru menghadapi dunia kampus. Tema yang disediakan mencakup cara menjadi mahasiswa Unpad yang unggul dan berdampak, kesehatan fisik dan mental, kesejahteraan, dukungan sarana-prasarana, serta sistem administrasi mahasiswa.
Kehadiran dalam agenda JATIDIRI dan talkshow menjadi salah satu cara mengumpulkan poin. Mahasiswa juga dapat memperoleh poin dengan mendatangi booth yang tersedia selama Pamuka berlangsung.
Pengumpulan poin itu tidak sekadar menjadi prosedur tambahan sebelum Prabu Unpad. Mekanisme tersebut menempatkan seminar dan aktivitas pengenalan kampus sebagai bagian yang perlu diikuti mahasiswa baru sejak awal masa penerimaan.
Karakter JATIDIRI dan pengenalan kampus
Unpad menggunakan Pamuka untuk membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan selama kuliah. Kegiatan ini juga memperkenalkan fasilitas universitas yang menjadi hak mahasiswa sepanjang menjalani pendidikan di Unpad.
Materi karakter yang dibawa dalam Pamuka adalah JATIDIRI, yakni jujur, bermanfaat, tangguh, komunikatif, peduli sosial dan lingkungan, serta berpikir reflektif. Menurut Mira, pembekalan juga mencakup materi pencegahan kekerasan seksual.
Orang tua atau pengantar yang menemani mahasiswa baru dapat menunggu sambil mengunjungi booth kuliner, hiburan, dan sponsor. Sementara itu, mahasiswa perlu memastikan registrasi online telah dilakukan sesuai batas waktu agar jadwal kedatangan dan antrean cetak KTM dapat diperoleh.
Informasi teknis lebih lengkap mengenai alur kegiatan, ketentuan seminar, dan kebutuhan peserta tersedia dalam buku saku Pamuka 2026 yang dipublikasikan Unpad. Mahasiswa baru perlu menyesuaikan persiapan dengan jadwal yang telah dipilih di Portal Students Unpad.







