Calon taruna PKN STAN berpeluang menghadapi seleksi dengan usulan daya tampung yang mencapai 1.000 mahasiswa baru. Kuota tersebut mencakup program Diploma IV dan Diploma III melalui jalur reguler, afirmasi, serta pembibitan.
Namun, angka ini masih berupa usulan Kementerian Keuangan kepada Kementerian PAN-RB dan belum menjadi pengumuman resmi penerimaan mahasiswa baru. Karena itu, calon pendaftar perlu memantau informasi seleksi yang diumumkan langsung oleh pihak berwenang.
Usulan Kuota Terbesar untuk D3 Akuntansi
Dari empat program studi yang disebut dalam pembahasan kuota, D3 Akuntansi menjadi program dengan daya tampung usulan terbesar, yakni 300 kursi. Seluruh kuota D3 Akuntansi tersebut direncanakan tersedia melalui jalur reguler.
Pada jenjang D4, Akuntansi Sektor Publik memperoleh usulan kuota paling banyak dengan total 330 kursi. Program ini menyediakan kuota pada tiga jalur, yaitu reguler, afirmasi, dan pembibitan.
| Program Studi | Reguler | Afirmasi | Pembibitan |
|---|---|---|---|
| D4 Akuntansi Sektor Publik | 217 | 50 | 63 |
| D4 Manajemen Keuangan Negara | 163 | 35 | 72 |
| D4 Manajemen Aset Publik | 50 | 15 | 35 |
| D3 Akuntansi | 300 | 0 | 0 |
Secara total, tiga Program Studi PKN STAN jenjang D4 itu memiliki usulan 700 kursi mahasiswa baru. Rinciannya terdiri atas 430 kursi jalur reguler, 100 kursi jalur afirmasi, dan 170 kursi jalur pembibitan.
D4 Manajemen Keuangan Negara diusulkan menerima total 270 mahasiswa baru, sedangkan D4 Manajemen Aset Publik sebanyak 100 mahasiswa baru. Jika digabungkan dengan kuota D3 Akuntansi, jumlah keseluruhannya menjadi 1.000 kursi.
Kuota Belum Menjadi Pengumuman Seleksi
Kementerian Keuangan sebelumnya menyampaikan pengajuan kuota mahasiswa baru PKN STAN dalam rapat bersama Komisi XI DPR pada Mei lalu. Informasi tersebut disampaikan dalam konteks rencana pembukaan seleksi sekolah kedinasan.
PKN STAN sendiri memiliki sembilan program studi, mulai dari D4 Akuntansi Sektor Publik hingga D3 Manajemen Aset. Akan tetapi, pembahasan kuota yang disampaikan Kemenkeu saat itu hanya mencantumkan empat program studi.
Data kuota tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi lulusan SMA atau sederajat yang mempertimbangkan jalur pendidikan kedinasan di bidang keuangan negara. Pilihan program studi tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan seleksi yang nantinya diumumkan secara resmi.
Syarat Masuk yang Perlu Diperhatikan
Berdasarkan ketentuan penerimaan tahun sebelumnya, pendaftar Syarat Masuk PKN STAN harus berasal dari lulusan tahun berjalan atau tiga angkatan kelulusan terakhir dari SMA atau sederajat di bawah binaan Kementerian Pendidikan. Pendaftar juga diwajibkan memenuhi ketentuan nilai akademik, usia, kesehatan, dan status perkawinan.
Nilai ijazah untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika tidak boleh kurang dari 80,00 pada skala 100,00. Nilai tersebut bukan hasil pembulatan.
Bagi lulusan tahun berjalan yang belum memperoleh ijazah, surat keterangan lulus dapat digunakan untuk mendaftar. Dokumen itu tetap harus menunjukkan nilai Bahasa Inggris dan Matematika minimal 80,00, sementara ijazah asli wajib diserahkan saat pendaftaran ulang bila dinyatakan diterima.
Ketentuan usia pada penerimaan sebelumnya menetapkan batas minimal 14 tahun dan maksimal 22 tahun per 10 November pada tahun berjalan. Pendaftar juga harus sehat jasmani dan rohani serta bebas dari ketergantungan narkoba.
Ada pula ketentuan mengenai tato dan tindik bagi pendaftar pria maupun wanita, dengan pengecualian untuk alasan agama atau adat. Pendaftar wajib belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan di PKN STAN.
Pendaftar yang pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya tidak dapat kembali mengikuti seleksi. Ketentuan lengkap pada seleksi mendatang tetap perlu diperiksa kembali karena persyaratan dapat diumumkan secara berbeda.







