US Selidiki Kecelakaan Mobil Self-Driving Waymo Tabrak Anak di Dekat Sekolah, Cedera Ringan

Author: Qoo Media

Kementerian Transportasi Amerika Serikat melalui National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) membuka penyelidikan terkait kecelakaan yang melibatkan kendaraan swakemudi Waymo. Insiden terjadi di dekat sebuah sekolah dasar di Santa Monica, California, saat jam sibuk antar jemput sekolah.

Seorang anak menyeberang jalan secara tiba-tiba dari balik sebuah SUV yang diparkir ganda, sehingga tertabrak kendaraan Waymo meskipun dengan kecepatan rendah. Anak tersebut mengalami cedera ringan dan segera menerima penanganan medis.

Kronologi dan Tanggapan Waymo
Waymo mengonfirmasi bahwa kendaraan otonomnya langsung mendeteksi keberadaan anak tersebut begitu mulai muncul dari balik SUV. Sistem pengereman otomatis mengurangi kecepatan dari sekitar 17 mph menjadi kurang dari 6 mph sebelum terjadi kontak. Waymo juga menyatakan bahwa simulasi komputer memperkirakan seorang pengemudi manusia yang waspada dalam situasi yang sama akan menabrak dengan kecepatan sekitar 14 mph.

Setelah insiden, anak itu bangkit dan berjalan ke trotoar tanpa mengalami cedera serius. Kendaraan Waymo berhenti dan menepi hingga pihak berwenang memberikan izin untuk melanjutkan perjalanan. Perusahaan menyatakan akan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan oleh NHTSA.

Fokus Penyelidikan NHTSA
NHTSA melakukan evaluasi awal untuk menilai apakah Waymo sudah menerapkan kewaspadaan yang memadai di zona sekolah, khususnya selama waktu antar jemput siswa. Penyelidikan akan mencakup aspek perilaku kendaraan otonom, kepatuhan terhadap batas kecepatan yang berlaku, serta respon setelah terjadi tabrakan.

Penyelidikan ini muncul bersamaan dengan adanya sorotan terhadap Waymo terkait pelanggaran lalu lintas robotaksi yang melewati bus sekolah berhenti secara ilegal di Austin, Texas. Kasus pelanggaran ini telah memicu penyelidikan oleh National Transportation Safety Board sejak akhir tahun lalu.

Masalah Pelanggaran Bus Sekolah dan Recall Waymo
Pada Desember lalu, Waymo menarik kembali lebih dari 3.000 unit kendaraan untuk memperbarui perangkat lunak yang menyebabkan pelanggaran melewati bus sekolah saat penumpang turun naik. NHTSA telah memantau isu ini dan membuka penyelidikan sejak Oktober.

Sekolah Independen Austin melaporkan beberapa kejadian pembuangan pelanggaran yang tetap terjadi meskipun setelah pembaruan perangkat lunak. Sekolah tersebut meminta Waymo menghentikan operasi di sekitar sekolah selama jam antar jemput sampai perusahaan dapat menjamin kepatuhan hukum. Namun, hingga saat ini Waymo belum menghentikan aktivitasnya di wilayah tersebut.

Dampak dan Implikasi Teknologi Swakemudi di Zona Sekolah
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait keamanan dan respons kendaraan swakemudi yang beroperasi di area dengan pengguna jalan rentan seperti anak-anak. Pengawasan ketat terhadap teknologi ini menjadi penting agar potensi risiko dapat diminimalisir secara maksimal.

NHTSA dengan langkah investigatifnya bertujuan memastikan bahwa sistem kendaraan otonom seperti Waymo dapat beroperasi di lingkungan sekolah secara aman dan mematuhi regulasi lalu lintas. Pemerintah dan perusahaan teknologi otomotif harus terus berkolaborasi guna meningkatkan protokol keamanan dan respons darurat.

Terbaru