Mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, yang kini menjalani hukuman penjara, telah menjalani prosedur medis untuk masalah mata di sebuah rumah sakit pemerintah. Menteri Informasi, Attaullah Tarar, menyatakan bahwa kondisi kesehatan Khan dalam keadaan baik setelah prosedur tersebut.
Khan awalnya diperiksa oleh tim dokter di penjara Adiala Rawalpindi tempat dia menjalani beberapa hukuman. Setelah itu, pada hari Sabtu, Khan dibawa ke rumah sakit pemerintah dan menjalani perawatan selama sekitar 20 menit dengan persetujuannya.
Kondisi Medis Imran Khan dan Prosedur Protokol Penanganan
Khan didiagnosis mengalami oklusi vena retina sentral, yaitu penyumbatan pembuluh darah di mata yang berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan permanen. Putranya, Kasim Khan, menyatakan bahwa perawatan untuk kondisi ini sangat mendesak namun otoritas penjara sempat menghambat akses pengobatan yang dipercayai keluarga dan tim medis pribadi Khan.
Berikut poin penting terkait kondisi dan perawatan radius mantan perdana menteri ini:
- Pemeriksaan dan prosedur dilakukan di bawah pengawasan ketat di penjara dan rumah sakit pemerintah.
- Khan didampingi tim dokter dari rumah sakit pemerintah selama prosedur.
- Keluarga dan dokter pribadi Khan tidak diberi akses sebelum atau sesudah perawatan.
- Spekulasi sosial media dan penolakan akses menyebabkan kekhawatiran luas mengenai transparansi penanganan kesehatan Khan.
Respons Pihak Oposisi dan Kekhawatiran Kesehatan
Juru bicara partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), Zulfiquar Bukhari, mengkritik keras pendekatan pemerintah yang dinilai tidak transparan dan membahayakan kesehatan Khan. Ia mengingatkan potensi risiko kerusakan permanen akibat penundaan perawatan dan menuntut akses penuh bagi keluarga serta tim medis pribadi.
Suhail Afridi, politisi PTI lainnya, mempertanyakan mengapa kondisi kesehatan Khan bisa memburuk tanpa pengawasan yang memadai. Ia juga menyoroti pembatasan kunjungan keluarga dan dokter pribadi yang menurutnya tidak sesuai dengan standar perlakuan tahanan.
Konteks Politik dan Pengaruh Terhadap Perlakuan Kesehatan
Sejak penangkapannya terkait kasus korupsi, Khan tidak terlihat tampil di depan publik. Pembatasan kunjungan keluarga juga diberlakukan setelah adanya seruan dari kerabatnya kepada pendukung untuk menggelar demonstrasi menentang pemerintahan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.
Khan secara terbuka mengkritik militer Pakistan dan pemerintah setelah posisinya digulingkan dalam pemungutan suara tidak percaya pada tahun sebelumnya. Tuduhan adanya konspirasi asing yang melibatkan Amerika Serikat juga dilayangkan oleh Khan, meski hal ini dibantah oleh pihak terkait.
Meski berada dalam penjara dan partainya saat ini menjadi oposisi di parlemen, Khan tetap menjadi figur politik berpengaruh dan mendapatkan dukungan besar dari masyarakat di seluruh Pakistan. Kasus kesehatan dan penanganan terhadapnya terus menjadi sorotan, yang mengangkat isu tentang hak tahanan dan transparansi dalam penegakan hukum di negara tersebut.





