Afrika mencatat rekor keselamatan jalan terburuk di dunia meskipun hanya memiliki sekitar 3% dari jumlah kendaraan global. Insiden kecelakaan fatal yang melibatkan mantan juara tinju berat Anthony Joshua di Nigeria dan kecelakaan minibus di Afrika Selatan yang menewaskan puluhan pengguna jalan menunjukkan tingkat bahaya yang tinggi di benua tersebut.
Menurut Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika, tingkat kematian di jalan Afrika mencapai 26 per 100.000 orang, jauh di atas rata-rata global sekitar 18. Di benua ini, lebih dari 300.000 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahun, angka yang bahkan meningkat meski secara global tren kecelakaan menurun.
Faktor Penyebab Kecelakaan Tinggi
Kepadatan dan keragaman moda transportasi menjadi tantangan tersendiri. Pedestrians, sepeda, dan sepeda motor harus bersaing dengan mobil, bus, hingga truk di jalan yang sering tidak memiliki fasilitas khusus untuk mereka. WHO menyebutkan sekitar 40% korban meninggal adalah pejalan kaki, dua kali lipat dari rata-rata global, dan bahkan hampir setengah kematian di beberapa negara Afrika.
Keterbatasan sistem transportasi publik memaksa banyak warga menggunakan bus yang penuh sesak dan minim perawatan atau sepeda motor sebagai moda utama. Di Afrika Selatan, misalnya, sekitar 70% pekerja menggunakan minibus taksi, yang operasionalnya sulit diatur agar mematuhi hukum dan standar keselamatan jalan.
Kendala dalam Pengaturan dan Infrastruktur
Penegakan hukum lalu lintas di sebagian besar wilayah Afrika masih lemah. WHO mencatat bahwa infrastruktur jalan yang memenuhi standar keselamatan hanya sebagian kecil dari keseluruhan jaringan jalan di benua tersebut. Kondisi ini memperparah risiko kecelakaan dan korban jiwa.
Pada masa liburan antara Desember hingga Januari, perjalanan menjadi lebih padat sehingga angka kecelakaan meningkat drastis. Walaupun Afrika Selatan memiliki sistem jalan yang relatif lebih baik dibandingkan negara Afrika lainnya, negara ini tetap mencatat lebih dari 1.400 kematian di jalan dalam periode tersebut, rata-rata lebih dari 30 kematian setiap hari.
Data dan Fakta Utama Road Safety di Afrika
- Tingkat kematian di jalan Afrika: 26 per 100.000 penduduk.
- Jumlah korban meninggal tahunan: lebih dari 300.000 jiwa.
- Persentase pejalan kaki korban meninggal: sekitar 40%, mendekati 50% di beberapa negara.
- Pengguna minibus taksi di Afrika Selatan: 70% dari populasi pekerja.
- Penurunan global angka kecelakaan tidak berlaku di Afrika, justru meningkat.
- Infrastruktur jalan dengan standar keselamatan memadai hanya sedikit di benua ini.
Pengembangan sarana transportasi publik dan peningkatan standar keselamatan jalan menjadi kebutuhan mendesak. Pendekatan multisektoral mulai dari pengaturan hukum yang ketat hingga investasi pada infrastruktur yang aman menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan. Pembelajaran dari negara-negara yang berhasil menurunkan tingkat kecelakaan juga perlu diadaptasi dan disesuaikan dengan konteks lokal Afrika.
Isu keselamatan jalan tidak hanya persoalan transportasi, tetapi juga kesehatan masyarakat yang harus menjadi perhatian strategis negara-negara Afrika. Banyak nyawa masih hilang sia-sia akibat kecelakaan yang dapat dicegah dengan perbaikan sistem dan implementasi kebijakan yang tepat.







