Pembicaraan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung pekan depan di Abu Dhabi. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan kesiapan negaranya untuk berdiskusi secara substansial demi mendekatkan resolusi damai dalam konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Tekanan dari Amerika Serikat mendorong Kyiv untuk mencapai perdamaian di tengah serangan udara Rusia yang terus menghancurkan infrastruktur energi Ukraina. Perundingan pertama yang digelar akhir Januari lalu belum menghasilkan kemajuan signifikan, terutama terkait isu wilayah yang disengketakan di timur Ukraina.
Kondisi Dingin Ekstrem dan Gangguan Energi
Ibukota Kyiv tengah menghadapi gelombang dingin yang sangat hebat, dengan suhu yang turun hingga minus 15 derajat Celsius. Sekitar 1.000 gedung apartemen di Kyiv tetap tanpa pemanas, menurut Wali Kota Vitali Klitschko, akibat gangguan besar pada jaringan listrik.
Gangguan listrik yang meluas bahkan sampai ke Moldova menambah kerawanan sistem energi Ukraina. Meskipun pejabat tidak secara langsung menyebutkan kerusakan akibat serangan perang, beberapa analis menilai kondisi ini menunjukkan kerentanan energi nasional setelah serangkaian serangan dari Rusia.
Gencatan Serangan Infrastruktur Energi
Kremlin mengumumkan penghentian serangan pada infrastruktur energi selama masa gencatan senjata yang berlangsung hingga hari Minggu, atas permintaan Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump. Ukraina juga menyatakan akan menghormati gencatan ini, yang semula dijadwalkan berlaku hingga Jumat minggu berikutnya.
Walau demikian, Zelenskiy memperingatkan bahwa Rusia masih terus berupaya menghancurkan logistik dan konektivitas antar kota melalui serangan udara yang masih berlangsung. Serangan drone di Dnipro menewaskan dua orang dan serangan ke rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia melukai enam orang.
Upaya Pemulihan dan Kondisi Warga
Perusahaan energi swasta DTEK berhasil mengembalikan pasokan listrik ke 300.000 rumah tangga di wilayah pesisir Odesa yang terdampak parah. Sementara itu, operator jaringan listrik Ukrenergo mengumumkan bahwa pemadaman listrik terencana akan tetap diberlakukan secara nasional untuk mengelola beban sistem.
Seorang veteran berusia 65 tahun di Kyiv menyatakan sikap skeptis terhadap proses perdamaian. Meski berharap terjadi perdamaian, ia menegaskan perlunya terus berjuang demi kemenangan pada akhirnya.
Pembicaraan lanjutan di Abu Dhabi bertujuan untuk menggeser diskusi dari perdebatan wilayah ke solusi konkret yang memungkinkan Ukraina mengakhiri konflik dengan martabat. Sementara itu, warga Ukraina terus berjuang menghangatkan rumah di tengah suhu ekstrim dan ancaman serangan yang masih berlanjut.





