Peter Mandelson, mantan menteri pemerintah Inggris, mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Buruh setelah muncul laporan baru yang mengaitkan dirinya dengan finansir AS yang tercemar, Jeffrey Epstein. Pengunduran dirinya diumumkan setelah pemberitaan media yang mengungkap hubungan Mandelson dengan Epstein dari berkas yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS.
Mandelson sebelumnya sudah diberhentikan oleh Perdana Menteri Keir Starmer dari posisi duta besar Inggris untuk Amerika Serikat akibat kontroversi serupa. Dalam surat pengunduran diri yang dikirimkan kepada Partai Buruh, Mandelson menyatakan tidak ingin menimbulkan "rasa malu lebih lanjut" pada partai tersebut. Ia juga menegaskan bahwa tuduhan terkait pembayaran finansial oleh Epstein kepadanya adalah tidak benar dan akan melakukan investigasi.
Latar Belakang Kontroversi Mandelson dan Epstein
Peter Mandelson sempat menjadi salah satu tokoh kunci keberhasilan Partai Buruh masa pemerintahan Tony Blair sejak tahun 1990-an. Namun, karier politik domestiknya seringkali diwarnai skandal. Pada 1998, ia mengundurkan diri sebagai menteri perdagangan akibat kontroversi terkait pinjaman dari sesama menteri untuk pembelian rumah, yang diduga menimbulkan konflik kepentingan.
Kemudian pada 2001, Mandelson kembali mundur dari kabinet setelah tuduhan keterlibatan dalam skandal paspor terkait seorang miliarder India. Meski ia kemudian dibebaskan dari tuduhan salah laku, peristiwa tersebut cukup memengaruhi reputasinya. Selain karier domestik, Mandelson juga pernah menjabat sebagai komisaris perdagangan Uni Eropa dan kini berstatus cuti dari keanggotaannya di majelis tinggi parlemen Inggris.
Respons dan Implikasi Politik
Dalam surat pengunduran diri, Mandelson mengekspresikan penyesalan atas keterkaitan yang muncul kembali dengan skandal Epstein. Ia memilih mengundurkan diri untuk melindungi nama baik Partai Buruh. Sebelumnya, dokumen yang beredar menunjukkan bahwa Mandelson menyebut Epstein sebagai “teman terbaiknya,” yang menimbulkan sorotan tajam dan berujung pada pemecatannya sebagai duta besar.
Sementara itu, Perdana Menteri Keir Starmer menyampaikan dukungannya agar Pangeran Andrew, mantan anggota keluarga kerajaan Inggris yang juga dikaitkan dengan Epstein, bersaksi di depan komite kongres AS. Pernyataan ini muncul menyusul pengungkapan baru yang menambah tekanan terhadap figur-figur terkenal yang memiliki hubungan dengan Epstein.
Fakta Penting Terkait Skandal Epstein dan Tokoh Inggris
- Pengunduran diri Mandelson merupakan dampak terbaru dari berkas yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS yang mengungkap hubungan sejumlah figur publik dengan Jeffrey Epstein.
- Mandelson pernah disebut Epstein sebagai “teman terbaik,” yang menjadi bukti penting dalam pengaruh Epstein di kalangan elit.
- Karier politik Mandelson diwarnai oleh beberapa kontroversi dan ancaman reputasi yang berulang.
- Perdana Menteri Keir Starmer menyerukan transparansi dengan mendukung panggilan saksi bagi Pangeran Andrew dalam penyelidikan skandal Epstein.
- Kasus Epstein terus memicu sorotan internasional terhadap jaringan dan pengaruh finansial yang tersembunyi.
Mundurnya Peter Mandelson dari keanggotaan Partai Buruh menambah babak baru dalam deretan kontroversi yang menghubungkan tokoh politik Inggris dengan Jeffrey Epstein. Pengungkapan ini berpotensi mengguncang dinamika politik dan penegakan hukum di Inggris serta menambah tekanan pada pemerintahan Keir Starmer untuk menjaga integritas serta akuntabilitas lembaga politik.
