Dokumen terbaru yang dirilis pemerintah Amerika Serikat berisi lebih dari 3 juta file terkait Jeffrey Epstein membuka kembali kontroversi besar di Inggris. File-file ini mengungkap keterkaitan tokoh-tokoh penting di negeri tersebut dengan Epstein, pelaku perdagangan seks yang telah meninggal dunia.
Dari keluarga kerajaan hingga politisi papan atas, sejumlah nama yang kini mendapat sorotan tajam antara lain mantan Pangeran Andrew, mantan istrinya Sarah Ferguson, dan Peter Mandelson, mantan duta besar Inggris untuk AS. Informasi ini mendorong permintaan transparansi dan akuntabilitas kepada mereka serta institusi terkait.
Pangeran Andrew dan Kontroversi Foto serta Email
Andrew Mountbatten-Windsor sudah lama berusaha menepis tudingan keterlibatannya dengan Epstein. Pada wawancara BBC 2019, ia mengklaim sudah memutus hubungan sejak 2010, setelah Epstein dinyatakan bersalah tahun 2008. Namun, email yang bocor tahun sebelumnya menunjukkan Andrew sempat berkomunikasi kembali dengan Epstein pada 2011, bahkan mengimbau untuk "tetap berhubungan erat".
Terbaru, dokumen menunjukkan tiga foto tak bertanggal yang memperlihatkan Andrew berlutut di atas seorang perempuan yang wajahnya disamarkan. Dalam dua foto, ia menyentuh bagian perut dan pinggang perempuan tersebut, sedangkan pada foto ketiga, ia berposisi merunduk dan menatap kamera. Tidak ada informasi pasti waktu dan lokasi pengambilan foto tersebut.
Selain itu, sebuah email dari Agustus 2010 memperlihatkan Epstein mengundang Andrew bertemu seorang “teman” perempuan asal Rusia, yang menurut Epstein “cerdas, cantik, dan dapat dipercaya”. Andrew mengatakan ia akan senang bertemu dan meminta Epstein menyampaikan kontaknya.
Virginia Giuffre, salah satu korban utama Epstein, dalam buku memoarnya menuduh Andrew melecehkannya saat remaja 17 tahun. Andrew membantah keras tudingan itu dan telah membayar jutaan dolar untuk menyelesaikan gugatan perdata pada 2022.
Pemerintah Inggris mulai mengambil langkah tegas, seperti pencabutan gelar kerajaan Andrew oleh Raja Charles III serta proses pengusiran dari Istana Windsor. Perdana Menteri Keir Starmer bahkan mendesak Andrew untuk bersaksi di Kongres AS terkait kasus Epstein.
Sarah Ferguson: Hubungan Dekat dan Permohonan Bantuan Finansial
Sarah Ferguson, mantan istri Andrew, juga beberapa kali muncul dalam berkas Epstein. Meskipun tidak terbukti melakukan kesalahan hukum, hubungan dekat Ferguson dengan Epstein makin jelas. Pada 2009, Ferguson mengirim email terima kasih kepada Epstein atas dukungan sosial dan kariernya, menyebutnya sebagai “saudara yang selalu diimpikan”.
Dalam sejumlah korespondensi, Ferguson tampak mengungkapkan rasa syukur atas kemurahan hati Epstein dan bahkan berujar, “Nikahi aku saja.” Email lain menunjukkan Epstein ingin Ferguson membantu membersihkan namanya dari tuduhan, dengan skenario pernyataan publik yang direncanakan.
Ferguson tercatat pernah meminta uang sebesar £20.000 untuk membayar sewa rumahnya yang terancam dilaporkan ke media. Catatan juga menunjukkan Epstein sempat mengirim $150.000 kepada Ferguson akibat membantu mencairkan opsi saham dari pekerjaannya di Weight Watchers. Namun, tidak ada konfirmasi lanjut tentang pengiriman uang tersebut dari Epstein.
Tahun sebelumnya, Ferguson kehilangan posisi sebagai patron sejumlah badan amal Inggris setelah dokumen lama menunjukkan ia menyebut Epstein sebagai “teman tertinggi” yang menimbulkan kontroversi.
Peter Mandelson dan Isu Kebocoran Informasi Pemerintah
Peter Mandelson, figur kontroversial yang dijuluki “Pangeran Kegelapan” karena taktik politiknya yang licik, mengalami tekanan hebat akibat keterkaitannya dengan Epstein. Ia mengundurkan diri dari jabatan duta besar Inggris untuk Washington pada September lalu setelah dokumen ulang tahun Epstein mengungkap catatan bertuliskan “sahabat terbaikku” dari Mandelson.
File terbaru menampilkan tuduhan bahwa Mandelson membocorkan rencana pajak penting pemerintah Inggris kepada Epstein pada 2009. Memo itu memuat rencana penjualan aset senilai £20 miliar untuk membantu mengatasi utang negara pascakrisis keuangan 2008.
Lebih jauh, pasangan Mandelson, Reinaldo Avila da Silva, secara rutin menerima pembayaran tidak diumumkan dari Epstein. Catatan email mengonfirmasi transfer dana untuk biaya kuliah osteopati da Silva dan pemberian bulanan yang jumlahnya berubah-ubah sesuai instruksi Epstein.
Setelah pengunduran diri dari Partai Buruh, Mandelson meminta maaf kepada para perempuan dan anak perempuan yang menjadi korban. Namun, sejumlah anggota parlemen menuntut Mandelson agar melapor kepada Komisioner Standar House of Lords yang menangani pelanggaran kode etik anggota.
Perdana Menteri Starmer menyatakan bahwa Mandelson seharusnya kehilangan gelar bangsawan dan tidak lagi menjadi anggota House of Lords. Hal ini tengah dalam proses peninjauan mendesak di pemerintah.
Dokumen Epstein yang terus bermunculan menimbulkan guncangan besar di panggung politik dan istana Inggris. Tekanan publik dan pemeriksaan ulang hubungan tokoh-tokoh tersebut dengan Epstein terus meningkat. Hal ini mencerminkan kebutuhan transparansi dan keadilan demi melindungi integritas institusi negara serta hak para korban.







