Kelompok aktivis di Montreal melakukan aksi pencurian yang tidak biasa dengan menyamar seperti Robin Hood. Mereka masuk ke sebuah toko makanan sehat dan mengambil barang tanpa membayar, lalu membagikannya secara gratis ke lemari makanan komunitas di kota tersebut sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan pokok.
Kelompok yang menamakan diri “Robins des Ruelles” ini sebelumnya juga pernah melakukan aksi serupa dengan mengenakan kostum Santa Claus dan peri saat mengambil makanan dari toko lain. Menurut data CBC, inflasi makanan di Kanada naik sebesar 4,7% dalam setahun terakhir, angka ini lebih dari dua kali lipat inflasi keseluruhan.
Aksi dan Motivasi Kelompok
Sekitar 60 anggota kelompok ini memakai topi dengan bulu ala Robin Hood ketika mereka memasuki toko Rachelle Béry. Mereka mengambil berbagai barang seperti makanan, obat-obatan, dan sabun. Dalam video yang diunggah oleh organisasi aktivis Les Soulèvements du Fleuve, terlihat mereka juga menyemprotkan cat pada kamera pengawas dan dinding toko.
Seorang anggota kelompok yang bernama Francis mengatakan bahwa mereka melakukan aksi ini karena sulit memenuhi kebutuhan hidup hanya dengan bekerja keras; bahkan dua pekerjaan pun belum cukup. Ia menegaskan bahwa jika kondisi tersebut terus berlanjut, segala cara dianggap wajar untuk bertahan hidup.
Respon Kepolisian dan Dampak
Polisi Montreal membuka penyelidikan terhadap pencurian tersebut dan tindakan vandal yang dilakukan. Hingga saat ini belum ada penangkapan yang dilakukan, dan barang-barang yang dicuri masih belum ditemukan. Menurut petugas polisi, nilai barang curian diperkirakan mencapai ribuan dolar.
Pencurian dengan modus serupa pada bulan Desember lalu juga masih dalam proses penyelidikan. Pada kejadian tersebut, makanan yang dicuri bahkan sempat dibungkus sebagai hadiah dan diletakkan di bawah pohon Natal, sebagai tanda protes sekaligus aksi simbolik.
Konteks Kenaikan Harga dan Protes Sosial
Kenaikan harga pangan di Kanada menjadi perhatian utama masyarakat. Inflasi menyebabkan harga makanan meningkat pesat, membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Protes yang dikemas dalam bentuk pencurian ini menunjukkan kegelisahan warga terhadap kondisi ekonomi yang membebani.
Robins des Ruelles menilai supermarket besar menjalankan operasi demi keuntungan semata tanpa memperhatikan dampak sosialnya. Dengan membagikan makanan curian ke komunitas-komunitas yang membutuhkan, mereka berharap memberikan tekanan agar ada perubahan kebijakan terkait harga pangan.
Langkah-Langkah Aksi dan Dampaknya di Masyarakat
- Menyamar dengan pakaian ala figur Robin Hood sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan ekonomi.
- Menargetkan toko makanan yang harga produknya dianggap tidak terjangkau warga.
- Mengambil berbagai macam kebutuhan pokok serta produk kebersihan secara langsung dari rak.
- Membagikan barang hasil curian ke lemari makanan komunitas agar menjangkau warga kurang mampu.
- Melakukan aksi vandalisme sebagai bentuk protes terhadap sistem dan perusahaan besar.
Aksi-aksi ini memicu diskusi lebih luas mengenai masalah biaya hidup yang semakin sulit diatasi sebagian besar lapisan masyarakat. Pemerintah dan pelaku usaha pun mendapat tekanan untuk mencari solusi agar lingkungan ekonomi lebih adil dan manusiawi.
Polisi terus memantau perkembangan kasus ini sembari mengimbau masyarakat untuk menghormati aturan hukum. Namun, fenomena ini sekaligus menjadi cermin kegelisahan warga terhadap kondisi ekonomi yang memburuk, terutama dalam hal akses terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.







