Krisis Kelaparan Meluas: Kondisi Kelaparan Parah Terjadi di Dua Kota Baru Darfur, Sudan

Author: Qoo Media

Kondisi kelaparan akut kini meluas ke lebih banyak wilayah di Darfur, Sudan, berdasarkan peringatan para ahli ketahanan pangan yang didukung PBB. Konflik antara pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) dan tentara Sudan memicu krisis pangan yang parah di wilayah tersebut.

Menurut pemberitahuan dari Integrated Food Security Phase Classification (IPC), tingkat malnutrisi akut di dua area di Darfur Utara—Um Baru dan Kernoi—telah melampaui ambang batas yang menandakan kondisi kelaparan. IPC menyampaikan bahwa di Um Baru, hampir 53 persen anak di bawah usia lima tahun mengalami malnutrisi akut, hampir dua kali lipat dari batas kelaparan.

Di Kernoi, sekitar sepertiga anak-anak juga menghadapi malnutrisi akut. Data ini menimbulkan kekhawatiran tentang risiko kematian berlebih dan potensi penyebaran kondisi kelaparan ke wilayah tetangga. Peringatan ini berdasarkan data terakhir yang tersedia sampai Februari dan belum merupakan klasifikasi kelaparan resmi, melainkan indikasi level ancaman yang sangat serius.

Krisis kelaparan ini mengikuti pengumuman sebelumnya dari IPC yang menyatakan kondisi kelaparan di el-Fasher, ibu kota Darfur Utara, dan Kadugli, ibu kota South Kordofan. El-Fasher jatuh ke tangan RSF setelah 18 bulan serangan dan kelaparan, memaksa puluhan ribu orang mengungsi ke wilayah di sekitar perbatasan dengan Chad seperti Um Baru dan Kernoi.

Perang saudara yang pecah sejak April tahun lalu antara tentara Sudan dan RSF telah menewaskan puluhan ribu orang serta menyebabkan sekitar 11 juta jiwa mengungsi. Konflik tersebut memicu krisis kemanusiaan yang memperparah kelaparan dan kekurangan pangan di Darfur serta wilayah tetangga Kordofan.

IPC juga mengingatkan bahwa selain Um Baru dan Kernoi, terdapat 20 wilayah lain di Darfur dan Kordofan yang kini menghadapi risiko kelaparan. Kondisi ini membutuhkan perhatian internasional agar bantuan pangan dan medis dapat segera menjangkau daerah-daerah terdampak.

Dengan penyebaran kondisi kelaparan yang semakin meluas, upaya penyelesaian konflik dan bantuan kemanusiaan sangat krusial bagi penyelamatan nyawa dan mencegah krisis pangan berkepanjangan di Sudan bagian barat. Para pakar menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan untuk mendeteksi dan mengatasi kondisi malnutrisi yang mengancam generasi muda di wilayah konflik.

Terbaru