Politisi Terkenal Mengundurkan Diri Setelah Foto Skandal Vulgar Beredar Luas

Peter Mandelson, politisi senior Inggris dan figur penting Partai Buruh, mengundurkan diri dari keanggotaannya pada Minggu lalu. Keputusan ini dipicu oleh keterkaitannya dengan dokumen baru yang dirilis Departemen Kehakiman AS terkait jaringan predator seks Jeffrey Epstein.

Mandelson mengaku tidak ingin beban dan kontroversi atas hubungan masa lalunya dengan Epstein mempermalukan partainya. Ia sebelumnya juga telah dipecat dari jabatan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat pada September akibat skandal yang sama.

Transaksi Keuangan Mencurigakan Dari Rekening Epstein
Dokumen terbaru mengungkap adanya tiga transaksi keuangan dari rekening JP Morgan milik Epstein pada 2003-2004 yang terkait dengan Mandelson. Masing-masing pembayaran bernilai US$25.000, dengan total sekitar Rp1,2 miliar.

Salah satu transaksi mencatat nama pasangan Mandelson saat itu, Reinaldo Avila da Silva, sementara dua transaksi lain secara langsung mencantumkan nama Peter Mandelson sebagai penerima manfaat. Selain data keuangan, dokumen tersebut juga memuat foto pribadi Mandelson yang hanya mengenakan pakaian dalam di samping seorang wanita yang wajahnya disensor. Mandelson mengaku tidak ingat kapan dan di mana foto tersebut diambil.

Dalam surat pengunduran dirinya, Mandelson membantah menerima uang dari Epstein. Ia menyatakan akan menyelidiki tuduhan yang dianggapnya palsu dan tidak memiliki catatan maupun ingatan tentang pembayaran tersebut.

Respons Dari Partai Buruh dan Kritik Partai Konservatif
Langkah mundurnya Mandelson mendapat dukungan dari beberapa anggota Partai Buruh. Gordon McKee, anggota parlemen dari partai tersebut, menyebut pengunduran diri sebagai tindakan tepat yang dapat menjawab kemarahan para korban Epstein.

Namun, Partai Konservatif memberikan kritik keras terhadap Perdana Menteri Sir Keir Starmer. Mereka menganggap Mandelson seharusnya diberhentikan secara tidak hormat, bukan dibiarkan mengundurkan diri dengan hormat. Kemi Badenoch, pemimpin Partai Konservatif, mendesak pemerintah melakukan investigasi menyeluruh atas hubungan Mandelson dengan Epstein yang diduga berlangsung bahkan setelah vonis Epstein pada 2008.

Reputasi Politik yang Terancam
Peter Mandelson dikenal sebagai tokoh kunci dalam sejarah modern Partai Buruh dan salah satu arsitek keberhasilan New Labour. Ia merupakan cucu dari Herbert Morrison, menteri kabinet era Clement Attlee.

Namun, komunikasi Mandelson dengan Epstein yang tetap berlangsung lewat email setelah Epstein divonis pada 2008 memberikan dampak fatal. Pesan-pesan dukungan yang dikirim Mandelson saat itu menimbulkan kontroversi besar dan menghancurkan reputasi politik serta diplomatiknya pada awal 2026.

Dengan pengunduran diri ini, Mandelson mengakhiri karier politiknya yang panjang dan kontroversial sekaligus membuka ruang bagi penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini juga mempertegas bagaimana keterkaitan dengan jaringan Epstein tetap menjadi isu sensitif dan kontroversial dalam politik internasional.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Exit mobile version