Turis Inggris Marah Besar di Bandara Hong Kong, Hancurkan Mesin Check-in dan Ditangkap dengan Viagra di Tasnya!

Seorang pria asal Inggris berusia 35 tahun melakukan aksi perusakan pada mesin check-in mandiri di Bandara Internasional Hong Kong. Kejadian berlangsung pada pukul 6 pagi waktu setempat di Terminal 1, tepatnya di lorong J, saat pria tersebut mencoba membeli tiket pesawat.

Tangkapan video memperlihatkan pria botak berkumis ini mendorong mesin cek-in otomatis hingga jatuh. Ia kemudian menggunakan pagar besi untuk memukul mesin tersebut dan merusak panel kaca di sekitarnya. Insiden itu disaksikan oleh penumpang dan staf bandara yang terkejut namun tidak langsung menghentikan aksi pria tersebut.

Penanganan dan Penangkapan Pelaku

Petugas keamanan bandara segera datang dan memberi peringatan agar pria itu menghentikan vandalisme. Setelah itu, polisi dipanggil dan menangkap pria tersebut di stasiun bus yang terletak di luar area bandara. Hong Kong Airport Authority memastikan situasi cepat terkendali dengan pengiriman staf untuk menangani kejadian dan menyiapkan mesin check-in cadangan.

Pihak bandara juga menambahkan bahwa penumpang tetap dapat menggunakan mesin lain atau melakukan check-in secara manual di konter maskapai. Aktivitas operasional bandara berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Kasus Hukum dan Kepemilikan Obat Terlarang

Polisi mengonfirmasi bahwa pria tersebut ditangkap atas tuduhan perusakan kriminal. Dalam penyelidikan, ditemukan empat pil Viagra di dalam koper pelaku. Kepemilikan obat ini tanpa resep dokter dapat dijatuhi hukuman hingga dua tahun penjara dan denda sampai £9.400.

Pelaku sendiri diketahui baru tiba di Hong Kong sejak bulan November tahun lalu. Motif kemarahan yang memicu perusakan saat membeli tiket belum diketahui dengan jelas. Pihak berwenang masih melanjutkan pemeriksaan secara mendalam terkait insiden ini.

Data Penting Terkait Kasus:

  1. Lokasi: Terminal 1, lorong J, Bandara Internasional Hong Kong
  2. Waktu kejadian: pukul 6 pagi waktu Hong Kong
  3. Usia pelaku: 35 tahun, asal Inggris
  4. Barang bukti: mesin check-in rusak, empat pil Viagra tanpa resep
  5. Tindakan petugas: peringatan, penangkapan, penggantian mesin check-in
  6. Konsekuensi hukum: hukuman penjara hingga dua tahun dan denda hingga £9.400

Kasus ini menjadi perhatian karena tersebarnya video aksi merusak alat bandara yang biasanya jarang terjadi. Hong Kong International Airport terus berupaya menjaga keamanan fasilitas demi kenyamanan dan keselamatan penumpang. Pihak keamanan meminta agar penumpang tetap tenang dan melaporkan kejadian mencurigakan guna mencegah risiko di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button