Penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor, adik raja Inggris Charles, menarik perhatian baru terkait skandal Jeffrey Epstein. Sky Roberts, saudara dari Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, menyambut positif langkah hukum itu sebagai awal runtuhnya "rumah kartu" yang menyelimuti kasus Epstein yang telah lama terungkap.
Dalam wawancara dengan Reuters, Sky bersama istrinya, Amanda Roberts, mendesak Departemen Kehakiman AS untuk menindaklanjuti dan menangkap orang-orang lain yang diduga terlibat dalam kejahatan Epstein. Mereka berharap agar kasus ini membuka tabir kejahatan yang selama ini disembunyikan oleh para elit yang terlibat.
Kontroversi Sosial dan Politik Epstein
Rilis jutaan dokumen yang terkait dengan Epstein telah mengguncang dunia politik dan bisnis global. Dokumen tersebut mengungkapkan jaringan sosial luas yang mengaitkan Epstein dengan tokoh-tokoh berpengaruh. Hal ini menjadi masalah politik pelik bagi mantan Presiden AS Donald Trump, yang selama bertahun-tahun menimbulkan spekulasi tentang keterlibatan Epstein dan orang-orang terdekatnya.
Penangkapan Mountbatten-Windsor di Inggris terjadi berdasarkan kecurigaan atas tindakan tidak pantas dalam jabatan publik, karena diduga mengirim dokumen pemerintah rahasia ke Epstein. Namun, ia dibebaskan dari tahanan polisi setelah penahanan singkat.
Kasus Hukum yang Pernah Diselesaikan
Pada 2022, Andrew Mountbatten-Windsor menyelesaikan gugatan perdata di AS yang diajukan oleh Virginia Giuffre. Dalam gugatan tersebut, Giuffre menuduhnya melakukan pelecehan seksual saat ia masih remaja di properti Epstein dan jaringan tersebut. Andrew menolak semua tuduhan dan menyatakan penyesalan atas pertemanannya dengan Epstein.
Namun, penyelidikan polisi saat ini tidak terkait dengan tuduhan pelecehan seksual yang sebelumnya pernah diselesaikan. Kasus ini fokus pada dugaan pelanggaran hukum terkait dokumen rahasia pemerintah.
Pandangan Publik dan Harapan Akan Keadilan
Survei Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa masyarakat Amerika umumnya skeptis terhadap penegakan hukum dalam kasus Epstein. Banyak yang merasa bahwa kaum kaya dan berpengaruh jarang diproses secara adil. Warga percaya pemerintah AS masih menyembunyikan informasi penting mengenai klien Epstein.
Amanda Roberts mengungkapkan, "Kita tertinggal jauh dalam hal keadilan, terutama saat kita memiliki gunungan informasi yang belum diungkap." Ia menegaskan bahwa dunia mengawasi dan menuntut tindakan yang tepat dari pemerintah AS.
Sejarah Kasus Epstein
Jeffrey Epstein sempat menerima imunisasi pada 2008 atas tuduhan prostitusi tingkat negara bagian Florida dan menjalani hukuman penjara selama 13 bulan. Namun, pada pertengahan 2019, ia kembali ditangkap atas kasus perdagangan seks terhadap puluhan gadis di bawah umur. Kematian Epstein yang dinyatakan sebagai bunuh diri dalam penjara New York pada Agustus 2019 menimbulkan berbagai spekulasi dan kontroversi.
Reaksi Keluarga Korban
Keluarga Virginia Giuffre, yang meninggal dunia pada bulan April lalu, menyambut baik penangkapan Mountbatten-Windsor. Amanda Roberts menyatakan, "Campuran emosi muncul, dari rasa bangga hingga kesedihan karena Virginia tidak bisa melihat momen ini." Mereka merasa berita tersebut menguatkan harapan untuk keadilan yang selama ini ditunggu.
Perkembangan kasus penangkapan ini diharapkan menjadi titik awal pengungkapan lebih banyak fakta terkait jaringan kejahatan Epstein. Tekanan publik dan perhatian dunia terhadap proses hukum ini terus meningkat, mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kasus tersebut.





