
Perdebatan sengit soal penggambaran ulang distrik kongres AS tengah memanas di berbagai negara bagian. Upaya penyesuaian peta wilayah pemilihan ini dipicu oleh dorongan dari mantan Presiden Donald Trump agar negara-negara bagian yang dipimpin Partai Republik menarik ulang batas distrik untuk mengamankan kendali mayoritas DPR dalam pemilihan tengah periode.
Permainan politik ini memicu serangkaian manuver di beberapa negara bagian, dengan Texas sebagai pusat pertarungan utama. Setelah Texas mengesahkan peta wilayah baru medio dekade yang memihak Republik, negara bagian dengan kepemimpinan Partai Demokrat terbesar, California, merespons dengan peta yang berusaha merebut kembali lima kursi dari Republik. Banyak negara bagian lain mengikuti langkah ini, baik yang dipimpin Demokrat maupun Republik.
Keuntungan Partai Republik dalam Redistricting
Texas (Potensi hingga 5 kursi)
Mahkamah Agung AS meloloskan peta baru yang didukung Republik untuk meraih lima kursi yang saat ini dikuasai Demokrat. Keputusan 6-3 itu menunda putusan pengadilan yang menilai peta tersebut diskriminatif terhadap pemilih minoritas. Gubernur Texas Greg Abbott menandatangani peta ini setelah aksi walkout dari lebih 50 legislator Demokrat guna menghentikan voting, namun usaha itu gagal.Missouri (1 kursi)
Gubernur Mike Kehoe menandatangani peta baru yang membubarkan satu distrik Demokrat di Kansas City sehingga memperkuat posisi Republik dengan menguasai tujuh dari delapan kursi kongres negaranya. Meski demikian, peta ini mendapat tantangan hukum dan upaya referendum dari pihak oposisi.Ohio (Potensi hingga 2 kursi)
Sebuah aturan konstitusional negara bagian mengharuskan penyusunan peta baru karena peta sebelumnya disetujui tanpa persetujuan Demokrat. Komisi redistricting dengan anggota mayoritas Republik mengesahkan peta yang meningkatkan peluang mereka menguasai dua kursi yang saat ini dikuasai Demokrat.North Carolina (1 kursi)
Mayoritas legislatif Republik negara bagian menyetujui peta baru yang dirancang untuk menggeser satu kursi Demokrat, yang berpotensi memperbesar dominasi Republik menjadi 11 dari 14 kursi meski North Carolina dikenal sebagai daerah swing yang terbagi secara politik. Gubernur Demokrat tidak memiliki kewenangan dalam proses ini sesuai hukum negara bagian.- Florida (Potensi hingga 5 kursi)
Gubernur Ron DeSantis menginisiasi sesi legislatif khusus untuk membahas redistricting, yang diperkirakan menyasar tiga hingga lima kursi Demokrat. Namun, dukungan mayoritas legislatif dan hambatan hukum masih menjadi variabel yang menentukan keberhasilan upaya ini.
Beberapa negara bagian lain seperti Indiana dan Kansas mengalami kegagalan usaha redistricting ala Trump setelah kurangnya dukungan parlemen dan perlawanan gubernur Demokrat.
Keuntungan Partai Demokrat dalam Redistricting
California (Potensi hingga 5 kursi)
Peta baru lewat referendum yang didukung oleh Gubernur Gavin Newsom dan legislatif Demokrat disetujui dengan suara mayoritas besar, berupaya merebut kembali lima kursi yang dikuasai Republik. Saat ini, Demokrat menguasai 43 dari 52 distrik negara bagian tersebut.Virginia (Potensi hingga 4 kursi)
Legislatif Demokrat menyetujui amandemen konstitusi untuk membuat peta baru yang menargetkan empat kursi Republik. Namun, muncul hambatan hukum dari hakim negara bagian yang menilai proses persetujuan amandemen tidak sah. Kasus ini berlanjut ke Mahkamah Agung negara bagian, dengan referendum yang dijadwalkan pada April masih belum pasti.Utah (1 kursi)
Hakim membatalkan peta yang dirancang oleh Republik karena dianggap terlalu memihak. Sebagai gantinya, peta alternatif diterapkan yang berpotensi mengalihkan satu kursi dari Republik ke Demokrat.Maryland (Terhenti)
Legislatif Demokrat mengajukan peta baru yang menargetkan satu-satunya kursi Republik di negara bagian. Namun, karena kurangnya dukungan di Senat, proses ini terhenti dan tidak akan masuk ke pembahasan.- New York (Potensi 1 kursi)
Pengadilan memerintahkan komisi independen negara bagian untuk menggambar ulang distrik yang saat ini dimenangkan oleh Republik di Staten Island. Rute ini membuka peluang bagi Demokrat untuk merebut kursi tersebut di pemilu nanti. Permohonan banding oleh Partai Republik ditolak oleh pengadilan tingkat menengah.
Perjuangan redistricting ini menunjukkan pentingnya setiap distrik dalam menentukan keseimbangan kekuatan di DPR AS. Partai Republik dan Demokrat berebut pengaruh setengah dari kursi DPR yang bisa berubah lewat batas wilayah ini. Dengan kebutuhan Demokrat untuk membalikkan hanya tiga kursi republik guna meraih mayoritas, dinamika di tiap negara bagian menjadi sangat krusial.
Perkembangan hukum dan politik di negara bagian tetap berlanjut, dengan keputusan pengadilan dan legislasi yang terus bergulir. Proses redistricting akan terus menjadi medan pertempuran utama dalam memengaruhi komposisi DPR sebelum pemilihan tengah periode mendatang.





