Kecelakaan pesawat ambulans udara di negara bagian Jharkhand, India, menewaskan tujuh orang, termasuk dua kru, seorang pasien, dan anggota keluarganya. Pesawat Beechcraft C90 yang dioperasikan oleh Redbird Airways itu jatuh saat menghadapi badai petir, demikian pernyataan dari pejabat setempat.
Pesawat lepas landas dari ibu kota negara bagian, Ranchi, dan sempat mengajukan permintaan perubahan rute karena kondisi cuaca buruk. Namun, setelah itu, pesawat kehilangan kontak komunikasi dan radar dengan pengawas lalu lintas udara.
Korban dan Tim Penyelamat
Semua korban telah ditemukan dan jenazahnya dikirim untuk otopsi serta penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas. Keerthishree G, wakil komisaris distrik Chatra, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi di wilayahnya pada saat kondisi cuaca sangat buruk.
Sebuah tim khusus dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India telah diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan ini. Pesawat itu membawa dua pilot, dua tenaga medis, seorang pasien bernama Sanjay Kumar, dan dua anggota keluarganya.
Kondisi Kru dan Penumpang
Mohinder Kaur, kepala keselamatan penerbangan Redbird Airways, memastikan kedua pilot adalah profesional berpengalaman. Dia menambahkan bahwa investigasi formal sedang dilakukan oleh badan terkait untuk mencari penyebab kecelakaan.
Pasien Sanjay Kumar mengalami luka bakar dan sebelumnya dirawat di Ranchi. Kondisinya memburuk sehingga keluarga memutuskan untuk memindahkannya ke Delhi menggunakan ambulans udara.
Konteks Industri dan Insiden Terkait
Para ahli penerbangan menyatakan bahwa kecelakaan udara biasanya disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor dan proses investigasi dapat memakan waktu minimal satu tahun. India, sebagai salah satu pasar penerbangan paling cepat berkembang, juga mengalami insiden lain.
Dalam kejadian terpisah, sebuah helikopter milik operator negara Pawan Hans melakukan pendaratan darurat di laut dekat Kepulauan Andaman dan Nicobar. Semua tujuh penumpang berhasil diselamatkan tanpa luka serius, meskipun penyebab pendaratan darurat belum diketahui.
Bulan sebelumnya, sebuah pesawat charter Learjet 45 jatuh, menewaskan lima orang termasuk wakil kepala pemerintahan negara bagian Maharashtra dan dua stafnya. Tragedi tersebut menambah catatan keselamatan penerbangan yang menjadi perhatian di India.







