Ratusan warga Chicago berbaris hingga memanjang dua blok untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ikon hak-hak sipil Jesse Jackson. Mereka menanti di balik barikade agar dapat melihat secara langsung jenazah Jackson yang dibaringkan dalam upacara penghormatan publik.
Di luar markas Rainbow PUSH Coalition, organisasi yang didirikan Jackson pada 1996, terpajang layar besar menampilkan foto-foto perjalanan hidupnya. Penjual kaos dan pin dengan slogan “Keep Hope Alive” ramai menawarkan barang sebagai simbol semangat perjuangan yang terus dihidupkan komunitas akar rumput.
Keluarga Jackson, termasuk putra bungsunya Yusef Jackson, berdiri di samping peti kaca almarhum sembari menerima ucapan belasungkawa. Yusef menyatakan bahwa kehilangan sosok ayah, pendeta, dan pemimpin seperti Jesse Jackson meninggalkan kekosongan besar dalam hidup mereka.
Tokoh politik dan penggiat hak sipil hadir mengingat jasa Jackson dalam memperjuangkan hak suara dan menentang segregasi. Bekas anggota DPR Bobby Rush menekankan pentingnya generasi muda melanjutkan perjuangan yang telah dibuat Jackson selama puluhan tahun.
Jesse Jackson dikenal luas sebagai sekutu dekat Martin Luther King Jr. dan aktif dalam Southern Christian Leadership Conference. Ia mendampingi King saat mendukung pemogokan pekerja kebersihan Afrika-Amerika sebelum pembunuhan King di Memphis.
Lahir di Greenville, Carolina Selatan, Jackson menjadi figur penting dalam politik Amerika akhir abad ke-20. Ia mengambil peran besar dalam menentang apartheid di Afrika Selatan, membebaskan sandera Amerika di luar negeri, serta mendorong akuntabilitas korporasi dan pengembangan bisnis minoritas di dalam negeri.
Beberapa sahabat dan pengikut Jackson mengenang komitmen dan semangatnya yang tidak pernah pudar meski kesehatannya menurun. Charles Jenkins, yang menganggap Jackson sebagai mentor, menyebutkan bahwa sang pemimpin bahkan memiliki target untuk menggerakkan 2.000 gereja dalam distribusi makanan saat liburan.
Gerakan politik yang dibangun oleh Jackson dikenal dengan nama “Rainbow Coalition,” yang fokus pada keadilan ekonomi dan kerja sama lintas ras dan kelas sosial. Kampanye dua kali pencalonannya sebagai presiden berhasil menginspirasi jutaan pemilih baru, mendorong Partai Demokrat agar lebih memperhatikan isu-isu kelompok pekerja dan masyarakat warna.
Kematian Jackson datang di tengah upaya pemerintah untuk menghapus jejak sejarah hak sipil dan mengembalikan simbol-simbol Konfederasi. Para pendukung hak sipil melihat ini sebagai ancaman terhadap kemajuan sosial yang telah diraih selama beberapa dekade.
Pendeta senior Charlie Dates dari Progressive Baptist Church di Chicago mengatakan Jackson meninggalkan “jejak yang mengubah dunia.” Ia mengajak masyarakat untuk tidak takut dan terus bekerja menuju perubahan yang lebih baik.
Dalam waktu dekat, sebuah penghormatan musikal bertajuk “The People’s Celebration” yang menampilkan paduan suara gospel akan digelar di House of Hope, gereja Baptis di Chicago. Acara perayaan kehidupan secara pribadi akan dilaksanakan pada awal Maret di markas Rainbow PUSH Coalition.









