Presiden Korea Selatan Pastikan Keamanan Konser BTS, Ribuan Fans Siap Memadati Seoul

Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah tegas guna menjamin keamanan dan kelancaran konser comeback grup K-pop BTS yang akan digelar di Gwanghwamun Square, Seoul pada Sabtu, 21 Maret 2026. Presiden Lee Jae-myung memerintahkan seluruh kementerian dan aparat keamanan untuk bekerja secara maksimal, mengingat jumlah penonton yang diperkirakan mencapai 260.000 orang.

Presiden Lee menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi antara kementerian terkait, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran. Ia juga mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas demi kelancaran acara dan keselamatan bersama.

Peningkatan Status Kewaspadaan Teror

Pemerintah menaikkan status kewaspadaan teror di kawasan Jongno-gu dan Jung-gu menjadi tingkat “Caution” mulai tengah malam Rabu hingga berakhirnya konser pada Sabtu malam. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengamanan mengingat potensi ancaman yang bisa timbul selama acara berlangsung.

Penanganan Lonjakan Massa dan Pencegahan Percaloan Tiket

Diperkirakan sekitar 260.000 penggemar BTS akan memadati pusat Kota Seoul. Untuk mengantisipasi risiko gangguan keamanan, polisi telah menyiapkan 6.500 personel gabungan yang akan bertugas menjaga ketertiban. Penanganan juga difokuskan pada praktik percaloan tiket ilegal yang banyak merugikan penonton.

Presiden Lee meminta masyarakat aktif melaporkan segala bentuk penjualan tiket ilegal demi menjaga integritas pasar dan kelancaran acara budaya besar tersebut. “Laporkan segala bentuk penjualan tiket ilegal yang merusak pasar,” ujarnya.

Pengamanan Ketat dan Penutupan Jalan

Sejumlah langkah pengamanan fisik diterapkan, antara lain pemasangan barikade antitabrakan dan penggunaan detektor logam di 31 pintu masuk tempat konser. Selain itu, penutupan jalan utama di Sejong-daero akan dilakukan mulai Jumat malam, 20 Maret, sebagai bagian dari persiapan pembangunan panggung utama dan pengaturan area penonton yang luas.

Konser "BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG" ini menjadi momentum bersejarah karena menandai penampilan pertama BTS dengan formasi lengkap setelah seluruh anggotanya menyelesaikan masa wajib militer. Kejadian ini dipantau ketat oleh pemerintah dan masyarakat karena diharapkan mampu memberikan dampak positif secara ekonomi dan budaya bagi Korea Selatan.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Terkait