Satu petugas polisi tewas akibat serangan drone yang dilakukan oleh kelompok tak dikenal di markas Besar Badan Intelijen Nasional Irak di pusat kota Baghdad. Insiden ini terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat di distrik Mansour, menurut pernyataan singkat dari Jenderal Saad Maan, kepala unit media keamanan pemerintah Irak.
Serangan ini menargetkan sebuah gedung komunikasi yang menampung agen keamanan Irak yang bekerja sama dengan penasihat Amerika Serikat dalam masalah keamanan. Seorang pejabat keamanan mengatakan, drone lain yang merekam operasi tersebut jatuh ke sebuah klub olahraga swasta yang populer di kalangan elit Irak dan diplomat asing.
Serangkaian Serangan Drone di Baghdad
Serangan terhadap markas intelijen ini muncul hanya beberapa jam setelah serangan drone lain mengenai kompleks militer AS. Pada malam sebelumnya, setidaknya tiga serangan drone dilancarkan terhadap pusat diplomatik dan logistik AS yang menampung personel militer di Bandara Internasional Baghdad, kata dua pejabat keamanan.
Salah satu pejabat menuturkan bahwa kebakaran terjadi di sekitar pangkalan militer setelah serangan ketiga berlangsung. Serangan-serangan tersebut mempertegas ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut akibat konflik regional yang semakin kompleks.
Konflik Regional dan Dampaknya pada Irak
Irak kini menjadi wilayah yang kerap terdampak oleh konflik antara AS-Israel dan kelompok-kelompok yang didukung Iran sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Selama konflik berlangsung, wilayah Irak sering menjadi lokasi serangan terhadap kepentingan AS.
Kelompok-kelompok yang didukung Iran membalas dengan melakukan serangan hampir setiap hari di Irak dan wilayah sekitarnya. Baru-baru ini, seorang pejuang dari koalisi paramiliter Hashed al-Shaabi tewas dalam serangan di sebuah lapangan udara militer di Irak utara. Kelompok tersebut menuduh AS dan Israel sebagai pelaku serangan tersebut.
Pengakuan Pentagon atas Operasi Militer di Irak
Pada Kamis lalu, Pentagon untuk pertama kalinya mengakui bahwa helikopter tempur AS telah melakukan serangan terhadap kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak dalam konflik terbaru ini. Pengakuan ini menegaskan keterlibatan militer AS dalam eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.
Berbagai serangan drone dan aksi militer ini menunjukkan betapa situasi keamanan di Irak semakin rawan dan penuh ketidakpastian. Peristiwa terbaru di Baghdad menjadi indikator bahwa konflik regional berdampak langsung pada stabilitas domestik Irak dan keselamatan aparat keamanan.
