Prancis Tangkap Dua Suspek Baru, Gagalnya Serangan Bank Of America Paris Mengungkap Jejak Baru

Otoritas Prancis menahan dua tersangka tambahan terkait rencana serangan yang berhasil digagalkan di kantor Bank of America di Paris. Kantor kejaksaan antiterorisme Prancis mengatakan penahanan itu dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan upaya penghancuran dengan api atau cara berbahaya lain, serta pembuatan, kepemilikan, dan pengangkutan alat peledak atau perangkat pembakar.

Penangkapan terbaru ini memperluas penyelidikan yang sudah berjalan setelah polisi lebih dulu menangkap satu tersangka pada Sabtu. Menurut pernyataan kejaksaan kepada Reuters, penahanan terhadap tersangka awal yang masih di bawah umur juga diperpanjang sesuai prosedur hukum yang berlaku dalam perkara terorisme.

Apa yang ditemukan polisi di lokasi

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyebut petugas bergerak cepat setelah patroli yang menjaga lokasi sensitif melihat dua orang sedang menempatkan dan mencoba menyalakan alat peledak rakitan di luar kantor bank. Satu orang ditangkap di tempat kejadian, sementara seorang lainnya melarikan diri.

Nunez mengatakan alat itu dibuat secara sederhana, tetapi tetap bisa mematikan jika sempat meledak. Ia menjelaskan bahwa salah satu orang berusaha menyalakan perangkat yang diduga berisi hidrokarbon dengan sistem penyulut kasar, sementara orang lain merekam kejadian tersebut.

Latar penyelidikan dan dugaan motif

Kejaksaan antiterorisme Prancis membuka penyelidikan setelah dugaan percobaan pembakaran dan penggunaan perangkat peledak itu mencuat. Kasus ini kemudian diserahkan kepada unit yudisial kepolisian Paris dan badan intelijen domestik Prancis untuk ditelusuri lebih lanjut.

Saat dimintai komentar soal kemungkinan pihak yang berada di balik rencana serangan, Nunez menyebut ada kecurigaan yang mengarah ke Iran, tetapi ia menegaskan belum ada kesimpulan resmi. Ia mengatakan terdapat dugaan bahwa sejumlah layanan Iran bisa menggunakan perantara untuk menjalankan aksi semacam itu.

Pernyataan tersebut belum mendapat konfirmasi dari pihak Iran. Kedutaan Iran di Prancis menolak berkomentar atas tudingan yang disampaikan Nunez.

Kronologi singkat kasus

  1. Polisi mendeteksi gerak-gerik mencurigakan di area sensitif dekat kantor Bank of America di Paris.
  2. Petugas melihat dua orang menempatkan alat peledak rakitan dan mencoba menyalakannya.
  3. Satu orang ditangkap di lokasi, sedangkan satu lainnya kabur.
  4. Kejaksaan antiterorisme membuka penyelidikan resmi.
  5. Dua tersangka lain kemudian ditahan untuk pemeriksaan lanjutan.

Pola serangan yang disorot otoritas

Nunez menyebut pelaku diduga bertindak sebagai perantara berbayar atau proxy, bukan sebagai aktor utama. Ia menggambarkan mereka sebagai pelaku kriminal umum yang direkrut untuk menjalankan aksi, sebuah modus yang menurutnya sudah dikenal dalam kasus-kasus serupa.

Ia juga mengatakan ada kemiripan dengan insiden di beberapa negara Eropa lain, termasuk Belanda, Belgia, Inggris, dan Norwegia. Dalam kasus-kasus itu, perangkat improvisasi juga ditujukan ke lokasi-lokasi yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat.

Informasi penting dari penyelidikan

Unsur Keterangan
Lokasi Kantor Bank of America di Paris
Tindakan polisi Menangkap satu tersangka di tempat kejadian dan menahan dua tersangka tambahan
Dugaan tindak pidana Percobaan penghancuran dengan api atau cara berbahaya, serta pembuatan dan kepemilikan alat peledak
Pelaksana penyelidikan Unit yudisial kepolisian Paris dan intelijen domestik Prancis
Status hukum awal Satu tersangka yang lebih dulu ditangkap masih dalam penahanan yang diperpanjang
Dugaan motif Masih diselidiki, dengan kecurigaan awal mengarah ke kemungkinan keterkaitan Iran, namun belum ada kesimpulan resmi

Prancis mengizinkan tersangka dalam perkara terorisme ditahan hingga 96 jam, dengan perpanjangan tambahan yang dapat diberikan di bawah pengawasan hakim. Dalam konteks itu, penyidik masih memeriksa apakah para tersangka bertindak sendiri, direkrut sebagai perantara, atau terhubung ke jaringan yang lebih luas.

Penelusuran atas penahanan dua tersangka baru ini akan menjadi bagian penting untuk menentukan siapa yang merancang serangan tersebut, bagaimana mereka bergerak, dan sejauh mana ancaman itu terkait dengan pola aksi yang sebelumnya muncul di negara-negara Eropa lain.

Exit mobile version