Khanna Minta Raja Charles Bertemu Penyintas Epstein, Saat Kunjungan ke AS Negeri Itu Menanti Jawaban

Anggota DPR Amerika Serikat Ro Khanna mendesak Raja Charles untuk bertemu langsung dengan para penyintas Jeffrey Epstein saat sang raja berkunjung ke Amerika Serikat. Permintaan itu muncul ketika sorotan terhadap jaringan Epstein kembali menguat, terutama soal kegagalan institusi dan tokoh berpengaruh melindungi para korban.

Khanna, politisi Demokrat dari California, menyampaikan permintaan tersebut lewat surat yang dikirim pada hari Senin. Ia menulis bahwa para penyintas ingin berbicara langsung kepada Raja Charles tentang “bagaimana individu dan institusi yang berkuasa mengecewakan mereka.”

Dorongan agar penyintas didengar langsung

Dalam suratnya, Khanna menekankan bahwa kasus Epstein tidak hanya menjadi persoalan Amerika Serikat. Ia menyebut jaringan Epstein memiliki kaitan penting dengan Britania Raya, termasuk melalui Ghislaine Maxwell, hubungan Epstein dengan sejumlah tokoh publik Inggris, serta lingkaran sosial dan politik tempat Epstein beroperasi.

Nada surat itu menunjukkan bahwa pertemuan dengan Raja Charles dipandang bukan sekadar seremoni diplomatik. Para penyintas ingin mengangkat sisi kemanusiaan dan akuntabilitas dalam skandal yang selama ini melibatkan elite bisnis, politik, dan sosial di dua negara.

Kunjungan kerajaan ke Amerika Serikat menjadi momen penting

Raja Charles dan Ratu Camilla dilaporkan akan mengunjungi Amerika Serikat pada akhir April, meski tanggal pastinya belum diumumkan. Jadwal itu membuat desakan Khanna mendapat perhatian karena membuka kemungkinan pertemuan simbolik yang jarang terjadi antara kepala monarki Inggris dan para penyintas kasus Epstein.

Permintaan tersebut juga menambah dimensi politik pada agenda kunjungan kerajaan. Jika terlaksana, pertemuan itu dapat menjadi ruang publik bagi para korban untuk menyampaikan pengalaman mereka secara langsung kepada figur kerajaan yang memiliki bobot moral dan diplomatik besar.

Latar hubungan Epstein dan Inggris

Khanna menyoroti bahwa kasus Epstein tidak bisa dipisahkan dari jejaknya di Inggris. Ia menyebut keterkaitan itu meluas melalui Ghislaine Maxwell dan jejaring sosial Epstein yang melibatkan tokoh-tokoh publik Inggris.

Berikut poin penting yang disorot dalam surat Khanna:

  1. Jaringan Epstein tidak hanya berpusat di Amerika Serikat.
  2. Ghislaine Maxwell menjadi salah satu penghubung penting dengan Inggris.
  3. Epstein disebut memiliki relasi dengan figur publik dan lingkaran sosial-politik di Britania Raya.
  4. Para penyintas ingin menyampaikan langsung kegagalan sistem yang memungkinkan penyalahgunaan itu terjadi.

Sorotan itu memperkuat argumen bahwa akuntabilitas dalam kasus Epstein bersifat lintas negara, bukan sekadar persoalan hukum domestik di satu yurisdiksi.

Sorotan terhadap Andrew Mountbatten-Windsor

Khanna juga menyebut bahwa dirinya bersama sejumlah anggota parlemen lain pernah meminta Andrew Mountbatten-Windsor, saudara Raja Charles, datang ke Amerika Serikat untuk bersaksi soal hubungannya dengan Epstein. Menurut Khanna, permintaan itu tidak pernah mendapat respons.

Andrew sebelumnya telah membantah melakukan kesalahan dalam hubungannya dengan Epstein. Nama Andrew terus menjadi perhatian publik dalam diskusi mengenai siapa saja yang pernah bergaul dekat dengan Epstein dan sejauh mana mereka mengetahui tindakannya.

Ketika tekanan publik terhadap kasus ini kembali menguat, permintaan Khanna kepada Raja Charles menempatkan tanggung jawab moral keluarga kerajaan dalam sorotan baru. Hingga kini, perhatian publik masih tertuju pada apakah monarki Inggris akan merespons ajakan tersebut saat kunjungan resmi ke Amerika Serikat berlangsung.

Berita Terkait

Back to top button