Federal Communications Commission atau FCC akan menggelar pemungutan suara atas usulan untuk melarang seluruh laboratorium di China menguji perangkat elektronik yang dipasarkan di Amerika Serikat. Langkah ini akan memperluas kebijakan yang sebelumnya hanya menargetkan laboratorium milik atau yang dikendalikan pemerintah China.
Menurut FCC, sekitar 75% perangkat elektronik diuji di laboratorium yang berada di China. Badan itu menilai proposal baru ini penting karena banyak perangkat seperti ponsel pintar, kamera, dan komputer masuk ke pasar AS melalui proses pengujian yang memengaruhi persetujuan keamanan dan kelayakan jual.
Apa yang akan diputus FCC
FCC dijadwalkan memilih usulan tersebut pada 30 April sebelum membuka ruang komentar publik dan memfinalkan aturan pelarangan. Dalam tahap terpisah, FCC juga akan mempertimbangkan proses persetujuan yang lebih cepat untuk perangkat yang diuji di laboratorium AS atau di negara yang dinilai tidak menimbulkan risiko keamanan nasional.
Langkah itu menunjukkan pemerintah AS semakin memperketat pengawasan terhadap rantai pasok teknologi yang terkait China. Kebijakan ini juga datang setelah sejumlah tindakan lain yang menekan akses perusahaan dan produk China ke pasar perangkat telekomunikasi AS.
Pemeriksaan perangkat dan risiko keamanan nasional
FCC pada tahun lalu melarang pengujian elektronik AS oleh laboratorium yang dimiliki atau dikendalikan pemerintah China, dan kebijakan itu membuat 23 laboratorium diblokir. Namun, FCC menyebut mayoritas laboratorium pengujian di China masih bisa menguji perangkat elektronik untuk pasar AS.
Berikut poin utama dari usulan terbaru FCC:
- Seluruh laboratorium di China akan dilarang menguji perangkat elektronik untuk dipasarkan di AS.
- Pengujian oleh laboratorium di AS akan dipercepat melalui jalur persetujuan yang lebih ramping.
- Laboratorium di negara yang dianggap aman dari sisi keamanan nasional juga akan masuk jalur yang lebih sederhana.
- Aturan final baru berlaku setelah proses komentar publik selesai.
Tekanan AS terhadap perusahaan dan perangkat China
Dalam beberapa bulan terakhir, FCC juga mengusulkan pelarangan impor peralatan dari sejumlah produsen China yang sebelumnya sudah masuk daftar pengawasan. Pada 2021, FCC memasukkan perangkat telekomunikasi dan pengawasan video buatan Huawei, ZTE, Hytera, Hikvision, dan Dahua ke daftar perusahaan yang dianggap berisiko bagi keamanan nasional AS.
FCC kemudian menyatakan sedang mempertimbangkan larangan impor untuk peralatan dari perusahaan-perusahaan yang telah mendapat persetujuan jual di AS sebelum perintah pada 2022. Hikvision menolak upaya FCC untuk mencabut izin yang sebelumnya sah secara hukum, menandakan potensi sengketa regulasi masih terbuka.
Selain itu, pada Desember FCC melarang impor seluruh model baru drone buatan China, lalu bulan lalu melarang impor model baru router konsumen buatan China. Router ini berfungsi menghubungkan komputer, ponsel, dan perangkat pintar ke internet.
Dampak bagi industri elektronik global
Kebijakan baru FCC berpotensi memengaruhi alur sertifikasi produk elektronik global, terutama karena China masih menjadi lokasi utama pengujian bagi banyak perangkat. Jika larangan ini disahkan, produsen perangkat bisa terdorong memindahkan proses uji ke fasilitas di luar China agar tetap bisa menjual produknya di AS.
Berikut ringkasan posisi kebijakan yang sudah dan sedang dibahas FCC:
| Kebijakan FCC | Status | Dampak Utama |
|---|---|---|
| Larangan pengujian oleh laboratorium milik/dikendalikan pemerintah China | Sudah berlaku | 23 laboratorium diblokir |
| Usulan larangan seluruh laboratorium China | Akan diputuskan melalui voting | Mencakup pengujian smartphone, kamera, komputer |
| Jalur persetujuan cepat untuk lab AS dan negara aman | Akan dipertimbangkan | Mempermudah perangkat non-China masuk pasar AS |
| Larangan impor model baru drone China | Sudah diberlakukan | Membatasi perangkat baru di pasar AS |
| Larangan impor model baru router konsumen China | Sudah diberlakukan | Menekan akses perangkat jaringan buatan China |
Kedutaan Besar China di Washington belum segera memberikan komentar terkait usulan terbaru FCC. Sementara itu, langkah FCC ini menegaskan bahwa isu keamanan nasional tetap menjadi dasar utama dalam kebijakan teknologi Washington terhadap China, terutama untuk perangkat yang melewati proses pengujian sebelum masuk ke pasar Amerika Serikat.
