Trump Buka Arsip UFO, Politikus AS Bilang Publik Bakal Geleng-Geleng

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah mengklaim bahwa studi Pentagon soal UFO menyimpan banyak dokumen penting yang dinilai menarik. Ia juga disebut telah memerintahkan pembukaan sebagian arsip rahasia itu ke publik dalam waktu dekat.

Langkah tersebut memunculkan kembali perdebatan lama soal fenomena UFO dan dugaan keberadaan alien. Di Kongres AS, isu itu ikut dipertegas oleh anggota DPR Tim Burchett, yang menilai publik berhak mengetahui isi investigasi pemerintah serta penggunaan anggaran negara untuk riset tersebut.

Desakan transparansi dari Kongres

Burchett menyampaikan desakan keras agar pemerintah tidak menutup-nutupi informasi yang berkaitan dengan fenomena udara tak dikenal. Dalam wawancara di Fox News, politikus Partai Republik dari Tennessee itu meminta Trump membuka seluruh data yang tersedia agar masyarakat bisa menilai sendiri temuan pemerintah.

“Kupas semuanya, biarkan Amerika memutuskan apakah kita bisa menghadapinya. Saya pikir kita bisa,” ujar Burchett, seperti dikutip The Hill.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak berhenti pada spekulasi tentang alien atau piring terbang. Menurut Burchett, inti masalah justru ada pada penggunaan dana publik yang disebut mencapai puluhan juta dolar untuk aktivitas yang oleh satu lembaga dianggap tidak ada, tetapi oleh lembaga lain dinyatakan ada.

Anggaran rahasia jadi sorotan

Burchett juga menyoroti pertanyaan mendasar tentang ke mana dana pemerintah dialirkan dan untuk apa studi UFO itu dijalankan. Ia menilai transparansi menjadi kunci karena publik berhak mengetahui apakah uang negara dipakai untuk meneliti sesuatu yang benar-benar memiliki dasar atau hanya menyisakan misteri birokrasi.

Sikap Burchett bukan hal baru dalam isu UAP, istilah yang kini lebih sering dipakai untuk menyebut fenomena udara tak dikenal. Ia dikenal vokal dan memimpin sejumlah sidang sejak 2023, termasuk menghadirkan mantan pejabat intelijen David Grusch yang mengklaim adanya program rahasia untuk mengumpulkan pesawat luar angkasa yang jatuh.

Klaim Grusch itu kemudian dibantah pemerintah AS, tetapi pernyataan tersebut sempat memicu perhatian luas di Washington. Burchett mengaku pernah menerima pengarahan rahasia yang ia sebut cukup liar, meski ia tidak menjelaskan isi detailnya ke publik.

Trump dan dorongan membuka arsip

Trump sebelumnya juga telah memberi instruksi kepada Departemen Pertahanan AS dan lembaga terkait pada Februari lalu untuk membuka arsip pemerintah mengenai UFO, UAP, dan kemungkinan kehidupan luar angkasa. Kebijakan itu menambah tekanan terhadap lembaga keamanan dan intelijen agar lebih terbuka soal dokumen yang selama ini tertutup rapat.

Langkah Trump muncul setelah pernyataan Barack Obama yang pernah menyebut kemungkinan adanya alien, meski tanpa bukti langsung. Kombinasi pernyataan para tokoh politik ini membuat isu UFO kembali naik ke permukaan dan memancing perhatian publik.

Burchett bahkan mengatakan publik bisa saja dibuat tercengang jika semua informasi benar-benar dirilis. Dalam pernyataannya di Newsmax, ia menyebut orang-orang mungkin akan terjaga semalaman jika melihat isi dokumen yang selama ini tidak dibuka.

Di tengah dorongan membuka arsip, perhatian kini tertuju pada sejauh mana pemerintah AS berani mengungkap dokumen UFO dan UAP yang lama disimpan sebagai rahasia. Jika pembukaan itu benar dilakukan, polemik lama soal alien, benda terbang tak dikenal, dan alokasi dana negara diperkirakan akan kembali mendapat sorotan besar dari publik.

Source: www.suara.com
Terkait