Dirahasiakan Dua Bulan, Netanyahu Akui Didiagnosis Kanker Prostat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap bahwa dirinya didiagnosis kanker prostat dan telah menjalani perawatan yang disebut berhasil. Pengumuman itu muncul setelah informasi kesehatan pribadinya sempat dirahasiakan selama dua bulan.

Dalam keterangan resminya, perawatan yang dijalani Netanyahu disebut berjalan sukses dan tidak menyisakan jejak penyakit. Namun, baik pihak medis maupun Netanyahu tidak menjelaskan secara rinci kapan terapi itu dilakukan.

Diagnosis muncul dari pemeriksaan rutin

Kanker prostat stadium awal itu diketahui setelah Netanyahu menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan. Laporan kesehatan yang dikutip dari The Strait Times News menyebut kondisi umum Netanyahu berada dalam keadaan sehat, meski ia tetap harus menjalani terapi radiasi.

Informasi yang tersedia juga tidak memuat tanggal pasti saat pengobatan berlangsung. Hal itu membuat publik baru mengetahui kondisi Netanyahu setelah pernyataan resminya disampaikan ke media sosial pada Jumat 24 April 2026.

Alasan penundaan pengumuman

Netanyahu menyebut penundaan publikasi laporan kesehatannya dilakukan untuk mencegah Iran memanfaatkan situasi tersebut sebagai bahan propaganda. Ia mengatakan keputusan itu diambil karena kekhawatiran terhadap penyebaran informasi yang dinilai bisa merugikan Israel.

Sebelumnya, pada Maret lalu, rumor di media sosial dan media pemerintah Iran sempat menyebut Netanyahu telah meninggal dunia. Untuk membantah kabar tersebut, Netanyahu merekam video saat mengunjungi sebuah kafe di Yerusalem pada bulan yang sama.

Riwayat kesehatan sebelumnya

Ini bukan kali pertama kondisi kesehatan Netanyahu menjadi sorotan. Pada 2024, ia menjalani operasi prostat setelah didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih akibat pembesaran prostat jinak.

Setahun sebelumnya, pada 2023, Netanyahu juga dipasangi alat pacu jantung. Riwayat itu menambah perhatian publik terhadap kondisi fisiknya di tengah masa jabatannya yang panjang sebagai perdana menteri Israel.

Netanyahu dikenal sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Israel, dan situasi kesehatannya kerap menjadi perhatian karena posisinya yang sangat strategis. Di tengah pengumuman diagnosis kanker prostat ini, perhatian publik kini tertuju pada kondisi kesehatan pemimpin Israel tersebut menjelang pemilu yang dijadwalkan berlangsung paling lambat pada Oktober mendatang.

Source: www.viva.co.id
Exit mobile version