Anggota parlemen Amerika Serikat yang menyelidiki kasus Jeffrey Epstein kini memusatkan perhatian pada tiga nama baru setelah kesaksian mantan asisten lama Epstein, Sarah Kellen, di sidang tertutup Komite Pengawas DPR AS. Kesaksian itu disebut memberi petunjuk baru bagi penyelidikan jaringan sekutu Epstein yang selama ini terus ditelusuri parlemen.
Ketua Komite Pengawas DPR, James Comer, mengatakan Kellen secara langsung menyebut tiga pria dalam keterangannya. Berdasarkan sumber yang dikutip CNN, nama-nama itu adalah Frederic Fekkai, Philip Levine, dan Patrick Demarchelier.
Dugaan yang diarahkan ke tiga sosok publik
Dalam kesaksian tersebut, Kellen menuduh Frederic Fekkai dan Philip Levine melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya. Sementara itu, Patrick Demarchelier disebut memperlihatkan alat kelaminnya secara tidak pantas di hadapan Kellen.
Hingga saat ini, belum ada tuntutan pidana resmi terhadap ketiganya terkait jaringan Epstein. Meski begitu, kemunculan nama-nama baru ini kembali menyorot lingkaran sosial yang selama ini berada di sekitar Epstein.
Frederic Fekkai dikenal sebagai penata rambut selebriti asal Prancis. Philip Levine adalah mantan Wali Kota Miami Beach, sedangkan Patrick Demarchelier merupakan fotografer fesyen asal Prancis yang telah meninggal dunia pada 2022.
Respons dari pihak yang disebut
Pihak Frederic Fekkai membantah keras tuduhan yang muncul dari kesaksian Sarah Kellen. Perwakilannya, Mark Herr, menyatakan Fekkai terkejut membaca kesaksian itu dan menolak seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.
“Dia tidak pernah melecehkan siapa pun. Dia tidak pernah berpartisipasi dalam perilaku ilegal apa pun,” ujar Mark Herr dalam pernyataan yang dikutip media.
Philip Levine juga pernah memberi penjelasan kepada media WLRN mengenai hubungannya dengan Epstein. Ia mengatakan relasinya hanya sebatas perkenalan yang muncul melalui persahabatannya dengan Ghislaine Maxwell.
“Saya hanya bertemu Epstein beberapa kali. Saya tidak pernah berbisnis dengannya, tidak pernah mengunjungi pulaunya, dan tidak pernah terbang dengan pesawatnya,” kata Levine dalam pernyataannya saat itu.
Posisi Sarah Kellen dalam lingkaran Epstein
Sarah Kellen bukan sosok asing dalam rangkaian penyelidikan kasus Epstein. Ia pernah menjadi bagian dari lingkaran dekat Epstein dan sempat diperiksa aparat karena diduga membantu aktivitas ilegal sang miliarder.
Dalam kesaksiannya di hadapan parlemen, Kellen menegaskan bahwa dirinya adalah korban manipulasi dan pelecehan emosional berat. Ia menggambarkan hubungan itu sebagai relasi yang penuh kendali, kebohongan, dan tekanan psikologis.
“Dia merawat saya, melecehkan saya secara seksual dan psikologis, mengendalikan saya, memanipulasi saya, mendominasi saya, dan membohongi saya,” ujar Kellen dalam pernyataan pembukanya.
Komite Pengawas DPR menilai kesaksian terbaru ini memberi arah baru bagi upaya mengurai jaringan orang-orang yang pernah berada di sekitar Epstein. Nama tiga pesohor itu kini masuk dalam sorotan penyelidikan yang terus berkembang, meski status hukum mereka hingga kini belum berubah.
Source: mediaindonesia.com