UE Cairkan 2,8 Miliar Euro ke Ukraina, Bantuan Baru Siap Mengalir Lebih Besar

Uni Eropa kembali mengucurkan €2,8 miliar atau $3,2 miliar dalam dukungan anggaran untuk Ukraina. Dana ini menjadi dorongan baru bagi Kiev saat blok tersebut menyiapkan langkah bantuan yang lebih besar lagi.

Pembayaran terbaru itu juga menandai angsuran ke-7 yang diterima Ukraina di bawah skema pembiayaan senilai €50 miliar. Brussels menyebut pencairan ini sebagai imbalan atas kecepatan dan komitmen Ukraina dalam menjalankan reformasi di tengah perang besar-besaran Rusia.

Dorongan anggaran di tengah perang dan reformasi

Komisioner Perluasan Uni Eropa Marta Kos mengatakan pada Senin bahwa reformasi yang dijalankan Ukraina layak mendapatkan pembayaran tersebut. Dukungan itu ditujukan untuk memperkuat anggaran nasional Ukraina saat negara itu terus bertahan dari invasi Rusia sambil mendorong perubahan di dalam negeri.

Secara keseluruhan, paket €50 miliar itu dirancang untuk menopang keuangan negara Ukraina. Dalam kerangka ini, Uni Eropa menyalurkan dana secara bertahap sesuai kemajuan reformasi yang dinilai dicapai Kiev.

Bantuan lain mulai bergerak setelah sempat tertahan

Selain pencairan anggaran itu, sejumlah langkah dukungan lain untuk Ukraina juga mulai bergerak lagi. Sebelumnya, beberapa mekanisme bantuan sempat diblokir oleh mantan perdana menteri Hungaria Viktor Orbán.

Kepala diplomasi Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan Ukraina dapat mengharapkan pencairan €5,9 miliar bulan ini dari fasilitas pinjaman baru senilai €90 miliar. Fasilitas itu disiapkan untuk menopang tentara Ukraina dan keuangannya.

Uang senjata dan pelatihan militer ikut dibahas

Para menteri Uni Eropa juga mulai membahas penggunaan €6,6 miliar untuk dana senjata terpisah. Menurut Kallas, pencairan dari dana itu sebelumnya terhambat oleh Hungaria di bawah Orbán.

Kallas mengusulkan agar dana tersebut dipakai untuk mengganti sebagian biaya negara-negara Uni Eropa atas pengiriman senjata sebelumnya ke Ukraina. Dana itu juga dapat dipakai untuk membiayai pembelian bersama yang baru dan mempertahankan misi pelatihan militer Uni Eropa di Ukraina.

Sanksi baru juga disiapkan

Di luar dukungan finansial, para menteri luar negeri Uni Eropa dijadwalkan memutuskan pekan depan untuk menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 80 individu dan entitas. Daftar itu menargetkan pihak-pihak yang dinilai mendukung Rusia.

Kallas menyebut target sanksi tersebut mencakup “kompleks industri militer Rusia, pelanggar hak asasi manusia, dan para propagandis.” Sementara itu, data Uni Eropa menunjukkan blok tersebut bersama negara anggotanya telah menyalurkan hampir €205 miliar kepada Ukraina sejak 2022, termasuk bantuan militer, finansial, dan kemanusiaan.

Berita Terkait

Back to top button