Sebuah video yang beredar di X memicu klaim keliru bahwa cuplikan awalnya memperlihatkan korban kecelakaan balon udara di Brasil. Faktanya, bagian pembuka itu menampilkan Casey Cleaver dalam penerbangan balon udara yang berbeda, bukan rekaman dari tragedi di Brasil.
Klaim tersebut muncul dalam unggahan akun X @Amakin93308356 yang menyebut “an entire family” tewas setelah kebakaran di balon udara saat terbang. Narasi itu tidak sesuai dengan peristiwa yang benar, karena kecelakaan di Brasil menewaskan delapan orang, bukan satu keluarga utuh seperti yang ditulis dalam unggahan.
Cuplikan awal bukan dari Brasil
Tiga belas detik pertama video di X menampilkan seorang perempuan yang berteriak saat keranjang balon udara berguncang di udara. Cuplikan itu sama dengan video yang dipublikasikan di akun TikTok @caseycleaver pada 18 Juni 2025.
Video tersebut bukan berasal dari kecelakaan balon udara di Brasil. Casey Cleaver juga masih hidup dan mengunggah video lain yang tidak terkait dengan perjalanan balon udara ke akunnya pada 22 Juni 2026.
Bagian lain memang terkait kecelakaan sebenarnya
Walau cuplikan pembuka salah konteks, bagian lain dalam video di X memang menampilkan kecelakaan balon udara di Brasil. Peristiwa itu terjadi di Praia Grande, Santa Catarina, pada Juni 2025, saat balon udara terbakar lalu jatuh dari langit.
Kecelakaan tersebut menewaskan delapan orang. Potongan ketiga dalam video di X cocok dengan 10 detik pertama video yang diunggah NBC News di YouTube pada 21 Juni 2025.
Klaim “satu keluarga” juga tidak tepat
Unggahan di X menyebut seluruh keluarga tewas dalam insiden itu, tetapi informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta yang tersedia. Peristiwa di Brasil memang mematikan, namun jumlah korban yang disebut adalah delapan orang, bukan satu keluarga seperti yang diklaim.
Kesalahan seperti ini membuat video campuran mudah menyesatkan penonton. Saat satu cuplikan berasal dari kejadian berbeda, konteks tragedi bisa berubah total dan memunculkan kesimpulan yang keliru.
