Ledakan bom mengguncang sebuah kafe di pusat Damaskus, Suriah, dan menewaskan sedikitnya lima orang. Lebih dari 10 orang lain terluka dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.
Otoritas setempat menyebut ledakan itu berasal dari perangkat peledak yang dipasang di lokasi. Televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa insiden terjadi di sebuah kafe dekat Istana Kehakiman, salah satu area yang cukup ramai di ibu kota.
Kepala layanan darurat Kementerian Kesehatan Suriah, Ahmed al-Bakour, mengonfirmasi jumlah korban melalui kantor berita resmi SANA. Ia juga menyampaikan bahwa para korban luka segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat setelah ledakan terjadi.
Lokasi ramai, aparat langsung menutup area
Ledakan terjadi di kawasan yang berdekatan dengan Istana Kehakiman Damaskus. Setelah kejadian, aparat keamanan bergerak cepat dan menutup lokasi untuk memudahkan proses penyelidikan.
Seorang jurnalis AFP yang berada di lokasi melaporkan ambulans datang tak lama setelah ledakan. Rekaman video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan sejumlah korban tergeletak di lantai, sementara petugas kepolisian berjaga di sekitar area.
Pihak berwenang belum mengumumkan pelaku maupun motif di balik serangan tersebut. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan bagaimana alat peledak itu bisa dipasang di kafe tersebut.
Serangan terbaru di jantung ibu kota Suriah
Ledakan di Damaskus ini kembali menyoroti rentannya situasi keamanan di ibu kota Suriah. Insiden tersebut menambah daftar aksi kekerasan yang dalam beberapa waktu terakhir masih mengguncang wilayah perkotaan di negara itu.
Fokus utama aparat kini tertuju pada pengumpulan bukti di sekitar lokasi ledakan. Data awal yang disampaikan otoritas menunjukkan serangan itu menelan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar di area yang padat aktivitas warga.
