Sedikitnya 28 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah pabrik sepatu di Provinsi Fujian, China tenggara. Peristiwa ini terjadi di pabrik Huiteng, Kota Jinjiang, dan memicu pengerahan besar-besaran tim pemadam ke lokasi.
Menurut laporan yang dikutip www.viva.co.id dari China Central Television, api mulai berkobar sekitar pukul 12 siang waktu setempat atau 04:00 GMT. Kebakaran di fasilitas industri seperti ini langsung menjadi perhatian karena berisiko menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Upaya Pemadaman Skala Besar
Lebih dari 180 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Mereka didukung 35 mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi guna mengendalikan api secepat mungkin.
Besarnya pengerahan itu menunjukkan kebakaran berlangsung serius dan membutuhkan penanganan intensif. Hingga laporan disampaikan, kebakaran tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 28 orang.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Lokasi | Pabrik sepatu Huiteng, Kota Jinjiang, Provinsi Fujian |
| Waktu kejadian | 12 siang waktu setempat atau 04:00 GMT |
| Korban tewas | 28 orang |
| Kekuatan pemadam | Lebih dari 180 petugas dan 35 mobil pemadam kebakaran |
Instruksi dari Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping meminta penyelidikan menyeluruh atas kebakaran mematikan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.
Permintaan itu menandakan kasus ini dipandang serius di level tertinggi pemerintahan. Selain jumlah korban yang tinggi, insiden ini juga akan menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan kerja dan pengawasan di fasilitas industri.
Hingga saat ini, informasi yang tersedia masih berfokus pada jumlah korban, lokasi kejadian, dan respons darurat yang dikerahkan. Pihak berwenang diminta menindaklanjuti penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran dapat diketahui secara menyeluruh.
Source: www.viva.co.id






