Kementerian Luar Negeri RI memastikan belum ada laporan warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam kebakaran di kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand. Kepastian itu muncul setelah KBRI Bangkok berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat.
Insiden tersebut menelan sedikitnya 27 korban jiwa dan 63 orang luka-luka menurut data terbaru pemerintah Thailand. Di tengah besarnya jumlah korban, KBRI Bangkok masih terus memantau perkembangan dan membuka ruang pendampingan bila ada WNI yang terdampak.
Belum Ada Laporan WNI Terdampak
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan belum ada informasi mengenai WNI yang meninggal maupun luka akibat kebakaran itu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/7).
Menurut Heni, koordinasi KBRI Bangkok dengan pihak terkait di Thailand menjadi dasar kepastian sementara ini. Pemerintah Indonesia tetap menempatkan pemantauan situasi sebagai prioritas, mengingat penyebab pasti kebakaran masih ditelusuri.
| Informasi | Data | Keterangan |
|---|---|---|
| Status WNI | Belum ada laporan korban | Mencakup korban meninggal dan luka-luka |
| Lokasi kejadian | Lat Phrao, Bangkok | Thailand |
| Korban menurut pemerintah Thailand | 27 meninggal, 63 luka-luka | Termasuk 22 korban luka kritis |
Korban Terbanyak Akibat Asap
Otoritas Thailand sebelumnya melaporkan kebakaran melanda sebuah tempat hiburan di Distrik Chatuchak, Bangkok. Dari total korban luka, 22 orang disebut berada dalam kondisi kritis.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyebut sebagian besar korban meninggal akibat menghirup asap. Ia menjelaskan kebakaran diduga dipicu gangguan pada sistem kelistrikan, dengan asap muncul dari pemutus sirkuit di dekat panggung sebelum terjadi pemadaman listrik dan ledakan.
Anutin juga menyebut banyak korban berusaha menyelamatkan diri ke bagian belakang bangunan. Namun, mereka justru terjebak di area toilet yang tidak memiliki jalan keluar, diduga karena panik saat api dan asap menyebar.
Api Padam Setelah Dua Jam
Kepolisian Thailand menyatakan api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kebakaran terjadi. Hingga kini, penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden masih berlangsung.
Di sisi lain, KBRI Bangkok menegaskan pemantauan akan terus dilakukan lewat koordinasi intensif dengan otoritas setempat. Jika ada informasi baru terkait WNI, pendampingan siap diberikan segera.
Source: mediaindonesia.com






