Iran menuduh Amerika Serikat melakukan kejahatan perang melalui serangan yang disebut menyasar fasilitas dan infrastruktur sipil. Tuduhan itu mencakup serangan di sekitar rumah sakit kanker anak di Ahvaz hingga fasilitas yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan nelayan.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan tersebut melanggar hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pernyataan itu disiarkan stasiun televisi IRIB ketika ketegangan kedua negara meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Iran Sebut Infrastruktur Sipil Jadi Sasaran
Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, Amerika Serikat mengintensifkan serangan secara agresif dalam beberapa hari terakhir. Teheran juga menuduh Washington memberlakukan blokade laut terhadap Iran.
Iran menilai blokade itu sebagai pengakuan eksplisit atas pelanggaran lain terhadap komitmen Amerika Serikat dalam MoU Islamabad. Nota kesepakatan tersebut disebut dibuat oleh AS dan Iran untuk mengakhiri perang.
Dalam pernyataannya, Kemlu Iran menyoroti sejumlah lokasi yang disebut terdampak serangan. Sasaran yang disebut mencakup penyimpanan pangan, fasilitas air mineral, serta menara pemantauan maritim yang membantu aktivitas nelayan.
| Lokasi | Objek yang Disebut Diserang | Keterangan Iran |
|---|---|---|
| Hoveyzeh, Iran barat daya | Silo penyimpanan biji-bijian | Disebut sebagai infrastruktur sipil |
| Musian, Iran barat | Pabrik air mineral | Disebut menjadi target serangan |
| Chabahar | Menara pengawas maritim | Digunakan untuk membantu nelayan |
| Ahvaz, Iran barat daya | Daerah dekat rumah sakit kanker anak | Disebut terkena serangan pada Rabu (15/7/2026) |
Kemlu Iran menyebut serangan terhadap silo di Kota Hoveyzeh sebagai salah satu contoh tindakan yang dipermasalahkan. Kota itu berada di wilayah barat daya Iran.
Fasilitas lain yang disebut dalam pernyataan tersebut adalah pabrik air mineral di Musian, bagian barat Iran. Iran memasukkan fasilitas itu ke dalam daftar objek sipil yang diklaim menjadi sasaran serangan Amerika Serikat.
Teheran juga menyinggung menara pengawas maritim di Chabahar. Menurut Iran, menara tersebut digunakan untuk membantu para nelayan dalam kegiatan mereka.
Serangan di Dekat Rumah Sakit Anak
Tuduhan yang paling keras disampaikan Iran terkait serangan di daerah dekat rumah sakit kanker anak di Ahvaz. Serangan itu disebut terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kemlu Iran mengecam serangan di dekat fasilitas kesehatan tersebut sebagai tindakan “biadab”. Pemerintah Iran menilai rangkaian serangan itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional.
Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya menyatakan serangan Amerika Serikat akan dibalas dengan respons tegas dan langsung. Pernyataan itu memperlihatkan sikap Teheran di tengah eskalasi yang belum mereda.
Ketegangan Bergeser ke Selat Hormuz
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat juga meningkat terkait Selat Hormuz. Anadolu, melalui Antara, melaporkan kedua pihak terus saling melancarkan serangan meski telah ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan.
Nota tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri konflik dan mencapai perdamaian yang langgeng. Namun, Iran menyatakan serangan dan blokade yang dituduhkan kepada Amerika Serikat menunjukkan komitmen itu telah dilanggar.
Dalam pernyataannya, Teheran menempatkan isu perlindungan warga sipil dan fasilitas sipil sebagai pokok tuduhan terhadap Washington. Iran menegaskan serangan terhadap objek-objek yang disebutkannya tidak dapat dibenarkan menurut Piagam PBB dan hukum internasional.
