Piala Dunia 2026 Akan Punya Cincin Juara, 1.996 Unit Dibuka untuk Penggemar

Piala Dunia 2026 akan menghadirkan simbol juara yang tidak biasa dalam sepak bola internasional. FIFA berencana memberikan cincin eksklusif kepada tim yang memenangkan laga final di New York New Jersey Stadium.

Tradisi cincin juara selama ini lebih lekat dengan kompetisi besar di Amerika Utara daripada turnamen sepak bola dunia. Kehadirannya menjadi salah satu perubahan yang membedakan edisi 2026 dari Piala Dunia sebelumnya.

30 cincin untuk tim pemenang

FIFA menyiapkan 30 cincin untuk skuad juara, termasuk pemain dan pihak tim yang berhak menerimanya. Seusai final, kapten serta pelatih kepala akan lebih dulu menerima versi sementara dalam seremoni di lapangan.

Cincin tersebut belum menjadi bentuk akhir yang langsung dibagikan kepada seluruh anggota tim. Setelah seremoni, desainnya akan dipersonalisasi berdasarkan identitas negara pemenang dan ukuran jari masing-masing penerima.

Di satu sisi cincin akan tertera trofi Piala Dunia FIFA sebagai penanda prestasi tertinggi dalam sepak bola internasional. Sisi lainnya dirancang khusus untuk menampilkan unsur yang merepresentasikan identitas tim juara.

Menurut laporan www.kompas.com yang mengutip BeIN Sports, cincin pemain juga masuk dalam edisi terbatas berjumlah 2.026 unit bernomor seri. Jumlah itu mencakup cincin yang dialokasikan bagi tim pemenang serta produk untuk pasar penggemar.

AlokasiJumlahKeterangan
Tim juara30 unitDipersonalisasi untuk penerima
Penggemar1.996 unitProduk resmi berlisensi
Total edisi terbatas2.026 unitDilengkapi nomor seri

Sesudah 30 cincin untuk tim juara dialokasikan, sisa 1.996 unit akan dijual kepada penggemar di berbagai negara. Produk itu menjadi bagian dari merchandise resmi berlisensi yang terkait langsung dengan turnamen.

Mengadopsi tradisi olahraga Amerika Utara

Pemberian cincin juara telah lama menjadi tradisi di sejumlah liga olahraga Amerika Utara. Para pemenang NFL, NBA, MLB, dan NHL selama bertahun-tahun menerima cincin sebagai simbol keberhasilan menjuarai kompetisi.

FIFA kini membawa pendekatan tersebut ke panggung sepak bola dunia untuk pertama kalinya. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen FIFA pertama yang menerapkan penghargaan berbentuk cincin bagi tim pemenang.

Berbeda dari medali atau trofi yang lazim diberikan dalam sepak bola, cincin dirancang sebagai penanda personal bagi penerimanya. Personalisasi berdasarkan negara juara membuat bentuk akhir cincin baru dapat diselesaikan setelah final berlangsung.

Bagian dari perubahan di Piala Dunia 2026

Pengenalan cincin bukan satu-satunya hal baru yang akan mewarnai turnamen tersebut. Laga final juga direncanakan memiliki pertunjukan hiburan pada jeda babak pertama, konsep yang selama ini identik dengan Super Bowl.

Selain itu, FIFA menerapkan jeda hidrasi wajib sekitar menit ke-22 dan menit ke-67 dalam pertandingan. Setiap jeda diperkirakan berlangsung sekitar tiga menit demi menjaga keselamatan pemain saat menghadapi cuaca panas dan kelembapan tinggi.

Kebijakan jeda hidrasi itu mendapat kritik dari sebagian pemain, pelatih, dan penggemar. Mereka menilai penghentian wajib dapat memengaruhi ritme laga sekaligus memberi ruang tambahan bagi tim untuk menyusun strategi.

FIFA membantah anggapan bahwa jeda tersebut dimaksudkan untuk membuka ruang iklan di tengah pertandingan. Badan sepak bola dunia itu menegaskan kebijakan tersebut didasarkan pada pertimbangan kesejahteraan pemain.

Dengan cincin personal, pertunjukan jeda babak pertama, dan aturan hidrasi wajib, Piala Dunia 2026 membawa sejumlah elemen yang jarang terlihat pada turnamen FIFA. Namun, cincin untuk juara menjadi perubahan paling menonjol karena mengadopsi simbol prestasi khas liga olahraga Amerika Utara.

Source: www.kompas.com
Terkait