Informasi mengenai kedatangan pesawat milik Israel di Jakarta kembali beredar di media sosial, mengundang perhatian publik. Dalam sebuah unggahan yang viral di Facebook oleh akun bernama “Pagu Butu,” diklaim bahwa pesawat tersebut sudah tiba di ibu kota Indonesia dan menimbulkan isu bahwa Indonesia akan berperang. Keterangan dalam video tersebut menyatakan, “Pesawat Israel tiba di Jakarta. Indonesia akan perang, sudah terlihat helikopter di atas langit Jakarta. Akan kah perang terjadi? Berita hari ini.”
Sejak diunggah pada 30 Juni 2025, video tersebut mendapat lebih dari 2.800 tanda suka dan dibagikan hampir 300 kali. Namun, melakukan penelusuran lebih lanjut, tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.id menemukan bahwa klaim ini tidak benar. Mereka melakukan pencarian menggunakan kata kunci “Israel plane arrived in Jakarta,” dan hasilnya tidak menunjukkan adanya sumber yang mendukung pernyataan tersebut.
Pencarian tersebut justru mengarah ke berita evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran dan Israel yang tayang pada 25 Juni 2025. Dua outlet berita, yakni thejakartapost.com dan euronews.com, melaporkan tentang evakuasi WNI dari kedua negara tersebut. Berita tersebut menyertakan foto pesawat komersial yang membawa WNI, bukan helikopter seperti yang ditampilkan dalam video tersebut.
Untuk memverifikasi konteks asli dari video yang diunggah, tim pemeriksa juga menggunakan Google Lens. Hasilnya menunjukkan bahwa gambar dalam video adalah potongan dokumentasi helikopter dan gedung yang tidak ada hubungannya dengan Jakarta. Selain itu, pencarian lebih lanjut mengarah ke beberapa video dari lokasi yang benar-benar berbeda, semua berada di luar Indonesia.
Sebagai contoh, video dari YouTube berjudul “Brickell Tower Drone Filming for Bad Boys 4!” dan video lainnya yang beredar ternyata berlokasi di luar negeri. Hal ini semakin menguatkan kesimpulan bahwa unggahan mengenai “pesawat Israel tiba di Jakarta” adalah konten yang menyesatkan.
Fenomena penyebaran informasi palsu semacam ini bukanlah hal baru. Di era digital seperti sekarang, berita yang tidak jelas sumbernya dapat cepat menyebar di masyarakat. Melihat antusiasme masyarakat dalam membagikan informasi, penting bagi publik untu lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita, terutama yang berkaitan dengan isu sensitif seperti konflik dan hubungan antar negara.
Kondisi sosial dan politik di Indonesia bisa semakin kompleks bila informasi yang salah terus menyebar. Oleh karena itu, langkah verifikasi informasi sangat diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dalam rumor yang dapat memicu ketegangan. Hal ini juga menekankan pentingnya peran media yang bertanggung jawab dalam menyajikan berita akurat dan berimbang.
Informasi ini menjadi pengingat bagi semua pengguna media sosial untuk selalu mengecek fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah berita. Memastikan bahwa informasi yang diterima berasal dari sumber terpercaya adalah langkah pertama dalam membangun masyarakat yang cerdas dalam bermedia.
Dengan meningkatnya keakuratan informasi yang beredar di masyarakat, diharapkan akan ada pengurangan terhadap berita yang menyesatkan dan isu-isu yang mengganggu stabilitas sosial. Pemain media, baik profesional maupun individu yang aktif di sosial media, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menciptakan informasi yang faktual dan edukatif.
