Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Mishr Al Kheir Foundation mengirimkan sebanyak 35.000 paket bantuan pangan ke wilayah Gaza, Palestina. Bantuan ini disalurkan secara bertahap melalui gerbang perbatasan Rafah, menyusul terbukanya akses yang mempermudah pengiriman bantuan kemanusiaan ke kawasan yang tengah menghadapi krisis.
Pada Rabu, 20 Agustus 2024, Baznas memberangkatkan lima truk pertama yang membawa 6.000 paket bantuan sebagai tahap awal. Setiap paket berisi kebutuhan dasar pangan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan. Pengiriman ini menjadi langkah strategis Baznas untuk mendukung kelangsungan hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Wakil Ketua Baznas, Mokhamad Mahdum, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Mishr Al Kheir Foundation sangat penting guna menjamin bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang membutuhkan. “Alhamdulillah, seluruh bantuan kini siap dan akan dikirimkan secara bertahap selama tujuh hari ke depan. Kami terus berupaya memastikan donasi yang dikumpulkan dapat menyentuh masyarakat Gaza secara langsung,” ujar Mokhamad Mahdum dalam keterangannya di Kairo, Kamis (21/8/2024).
Pengawasan dan Pendistribusian Bantuan yang Hati-Hati
Baznas mengerahkan sejumlah delegasi untuk memantau langsung proses distribusi di lapangan. Upaya ini dilakukan agar pendistribusian bantuan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan transparansi. Paket bantuan yang telah tersedia di gudang disiapkan untuk terus dikirim secara bertahap, menyesuaikan kondisi keamanan dan akses di wilayah perbatasan Rafah.
Mokhamad Mahdum menegaskan, Baznas berkomitmen melaksanakan penyaluran bantuan dengan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal ini dilakukan agar setiap dana infak, zakat, dan sedekah masyarakat Indonesia dikelola secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami ingin umat Islam di Indonesia yakin bahwa setiap rupiah yang mereka titipkan melalui Baznas disalurkan tepat sasaran dan sesuai aturan,” tambahnya.
Dukungan Masyarakat dan Transparansi Penyaluran
Baznas juga mengapresiasi peran aktif masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan melalui donasi. Menurut Mokhamad Mahdum, energi dari kepedulian umat menjadi modal utama dalam menggerakkan berbagai aksi kemanusiaan bagi rakyat Palestina yang tengah mengalami tekanan berat akibat konflik. “Terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian masyarakat. Donasi yang dititipkan melalui Baznas tidak hanya terkelola dengan baik tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi saudara kita di Palestina,” kata Haji Mo, sapaan akrabnya.
Selain paket pangan, Baznas juga turut menyalurkan bantuan berupa air bersih untuk warga Gaza bekerja sama dengan berbagai mitra lain seperti Le Minerale. Bantuan air bersih sebanyak 224.000 liter pernah disalurkan untuk mengatasi krisis air bersih yang parah di sana.
Informasi Penyaluran Bantuan Lanjutan
Baznas mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan kemanusiaan kepada rakyat Palestina dengan menyalurkan infak, sedekah, dan zakat melalui laman resmi Baznas di baznas.go.id/bantupalestina. Penyaluran bantuan ini akan terus berlanjut menyesuaikan situasi dan kebutuhan di lapangan.
Pengiriman bantuan secara bertahap dan pengawasan ketat memastikan bahwa 35.000 paket bantuan pangan dapat sampai kepada warga Gaza yang tengah menghadapi krisis pangan akut. Upaya yang dilakukan Baznas bersama Mishr Al Kheir Foundation menjadi bagian dari solidaritas global untuk mengurangi penderitaan di wilayah konflik dan memperkuat bantuan kemanusiaan yang transparan dan terpercaya.
