Joe Biden Jalani Operasi Mohs untuk Kanker Kulit, Pemulihan Lancar

Joe Biden baru-baru ini menjalani operasi Mohs untuk mengangkat kanker kulit, sebagaimana dikonfirmasi oleh juru bicaranya setelah Presiden Amerika Serikat ke-46 itu terlihat dengan luka besar di dahinya saat meninggalkan sebuah gereja di Rehoboth Beach, Delaware, pada Kamis (4/9). Prosedur ini bertujuan menghilangkan sel kanker kulit dengan meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat di sekitar area yang terdampak.

Prosedur Operasi Mohs dan Keunggulannya

Operasi Mohs adalah teknik pengangkatan kanker kulit yang dilakukan secara bertahap dengan memotong lapisan kulit tipis sambil memeriksa jaringan secara mikroskopis hingga seluruh sel kanker terangkat. Menurut Mayo Clinic, metode ini unggul karena efektif menghilangkan kanker sekaligus mempertahankan sebanyak mungkin jaringan sehat, sehingga risiko kekambuhan bisa berkurang secara signifikan.

Usia Biden yang sudah mencapai 82 tahun membuat perhatian medis terhadap kesehatan kulitnya menjadi sangat penting. Operasi Mohs yang baru dijalaninya kali ini bukan yang pertama kali. Pada Februari 2023, saat masih menjabat sebagai presiden, Biden juga menjalani prosedur pengangkatan kanker kulit. Saat itu, tim medis Gedung Putih memastikan bahwa seluruh jaringan kanker telah berhasil diangkat dan ia hanya perlu menjalani pemantauan rutin tanpa perawatan lanjutan.

Riwayat Kesehatan Kanker Joe Biden

Selain kanker kulit, kondisi kesehatan Joe Biden dalam beberapa bulan terakhir memang menjadi sorotan terkait riwayat penyakit kanker yang diidapnya. Pada Mei 2024, kantor pribadi Biden memberitahukan bahwa ia didiagnosis mengidap kanker prostat agresif dengan metastasis ke tulang. Kanker tersebut memiliki skor Gleason 9, yang merupakan kategori tingkat keparahan sangat tinggi (Grade Group 5). Meski begitu, kanker ini masih sensitif terhadap hormon dan bisa dikendalikan dengan pengobatan yang tepat.

Dalam pernyataannya melalui media sosial X (sebelumnya Twitter), Biden menyampaikan pesan yang menggugah hati, “Kanker menyentuh kita semua. Jill dan saya belajar bahwa kita justru menjadi lebih kuat dalam masa-masa sulit. Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian.”

Dukungan Keluarga dan Latar Belakang Kanker dalam Keluarga Biden

Keluarga Biden memiliki pengalaman panjang berhadapan dengan penyakit kanker. Jill Biden, istri Joe Biden dan mantan ibu negara, juga pernah menjalani pengangkatan dua lesi kanker pada Januari 2023. Cerita keluarga ini tidak hanya tentang perjuangan melawan berbagai jenis kanker, tetapi juga tentang keberanian dan dukungan satu sama lain dalam menghadapi tantangan tersebut.

Kisah keluarga Biden semakin melekat dengan perjuangan putra mereka, Beau Biden, yang tutup usia pada 2015 akibat kanker otak di usia 46 tahun. Tragedi tersebut menambah kedalaman pengalaman personal yang membentuk pandangan keluarga Biden mengenai penyakit kanker.

Pentingnya Kesadaran tentang Kanker Kulit dan Pencegahannya

Kasus Joe Biden menjadi pengingat penting mengenai risiko kanker kulit, terutama pada individu usia lanjut yang memiliki paparan sinar matahari berlebih. Paparan sinar ultraviolet merupakan faktor utama penyebab kanker kulit, yang bisa dicegah dengan penggunaan pelindung seperti tabir surya dan pakaian pelindung.

Operasi Mohs, sebagai metode pengobatan yang terkenal karena efektivitas dan minim invasifnya, menjadi pilihan utama untuk kanker kulit jenis tertentu. Prosedur ini ideal untuk area yang membutuhkan perlindungan jaringan sehat yang luas, seperti wajah.

Pemantauan dan Perawatan Lanjutan

Pasca operasi Mohs, pasien biasanya menjalani kontrol rutin untuk memastikan tidak ada kekambuhan kanker kulit. Pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang, terutama bila pasien memiliki riwayat kanker kulit berulang.

Dalam konteks Joe Biden, selain penanganan kanker kulit, pengobatan kanker prostat agresif juga memerlukan manajemen berkelanjutan agar kondisi tetap terkendali.

Melalui cerita kesehatan Joe Biden, publik diingatkan akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan kesadaran terhadap tanda-tanda awal kanker kulit. Dukungan keluarga serta pengobatan medis yang akurat dan tepat waktu berperan besar dalam memperbaiki prognosis dan kualitas hidup pasien kanker.

Exit mobile version