Lenovo kembali memperkuat lini tablet premium lewat Idea Tab Pro Gen 2, yang juga dikenal sebagai Lenovo Idea Tab Pro 2. Perangkat ini diumumkan pada 2 Maret 2026 dan langsung tersedia di pasar pada bulan yang sama, dengan banderol mulai sekitar 550 euro atau setara sekitar Rp9,7 juta berdasarkan kurs perkiraan saat ini.
Tablet ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan layar besar, performa tinggi, dan dukungan stylus. Dengan spesifikasi yang diusung, Lenovo tampak menyasar pelajar, pekerja kreatif, hingga pengguna produktivitas yang ingin menggantikan fungsi laptop ringan dalam format yang lebih fleksibel.
Layar besar 13 inci jadi daya tarik utama
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 membawa layar IPS LCD berukuran 13 inci dengan resolusi 3504 x 2190 piksel dan rasio 16:10. Panel ini mendukung refresh rate 144Hz, Dolby Vision, dan tingkat kecerahan hingga 800 nits, sehingga cocok untuk aktivitas membaca, menonton, hingga menggambar.
Lenovo juga menawarkan opsi matte edition dengan lapisan paper-like dan anti-glare. Fitur ini penting bagi pengguna yang sering bekerja di luar ruangan atau ingin sensasi menulis dengan stylus yang lebih mendekati permukaan kertas.
Dengan luas layar sekitar 86,1 persen dari bodi, tablet ini memberi area pandang yang lega. Kerapatan pikselnya mencapai sekitar 318 ppi, cukup rapat untuk menampilkan teks dan detail visual dengan tajam.
Desain tipis, bobot masih tergolong besar
Dari sisi fisik, tablet ini punya dimensi 296,5 x 191,9 x 6,2 mm. Bobotnya mencapai 598 gram, sehingga masih terasa besar jika digunakan lama dengan satu tangan.
Bodi perangkat memakai kaca di sisi depan dan rangka aluminium. Lenovo juga menambahkan dukungan stylus magnetik, yang memperkuat posisinya sebagai perangkat untuk catatan digital, desain ringan, dan pekerjaan produktif berbasis pena.
Tablet ini tidak memiliki slot SIM dan tidak menyediakan koneksi seluler. Artinya, Lenovo lebih memosisikan perangkat ini sebagai tablet Wi-Fi untuk kebutuhan rumah, kantor, maupun kampus.
Performa pakai Snapdragon 8s Gen 4
Di sektor dapur pacu, Lenovo membekali perangkat ini dengan Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4 berbasis fabrikasi 4 nm. Chipset ini dipadukan dengan CPU octa-core yang terdiri dari inti Cortex-X4, Cortex-A720, dan GPU Adreno 825.
Konfigurasi ini menempatkan tablet ini di kelas performa tinggi untuk multitasking, editing ringan, gaming kasual, dan penggunaan aplikasi produktivitas berat. Lenovo juga memasang Android 16 dengan dukungan hingga dua pembaruan besar Android di masa depan.
Untuk kapasitas penyimpanan, tersedia tiga opsi, yaitu 128GB dengan RAM 8GB, 256GB dengan RAM 8GB, dan 512GB dengan RAM 12GB. Versi 128GB memakai UFS 3.1, sementara varian lainnya menggunakan UFS 4.0 yang lebih cepat.
1. Opsi memori yang tersedia
- 128GB / 8GB RAM
- 256GB / 8GB RAM
- 512GB / 12GB RAM
Tablet ini juga masih mendukung microSDXC, sehingga pengguna bisa memperluas ruang simpan untuk dokumen, foto, dan file kerja tambahan. Bagi pengguna yang sering membawa banyak materi kuliah atau file presentasi, fitur ini tetap relevan.
Audio dan konektivitas ikut ditingkatkan
Lenovo menanamkan empat speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos dan tuning JBL sound. Kombinasi ini biasanya menjadi nilai tambah bagi tablet kelas premium karena audio yang lebih luas dan bertenaga sangat penting untuk hiburan maupun meeting online.
Di sisi konektivitas, tablet ini sudah mendukung Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e/7, Bluetooth 6.0, dan Wi-Fi Direct. Lenovo juga menyertakan USB Type-C 3.2 dengan DisplayPort 1.4a, OTG, serta accessory connector pins untuk perangkat tambahan.
Untuk navigasi, perangkat ini mendukung GPS, GALILEO, dan GLONASS. Namun, Lenovo tidak menyediakan NFC, radio FM, maupun jack audio 3,5 mm pada model ini.
Kamera cukup sederhana untuk kebutuhan dasar
Sektor kamera bukan fokus utama tablet ini, dan Lenovo terlihat konsisten dengan pendekatan tersebut. Di belakang, ada kamera utama 13 MP dengan autofocus dan LED flash, yang cukup untuk memindai dokumen, memotret catatan, atau kebutuhan video singkat.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 8 MP dengan perekaman video hingga 1080p 30 fps. Spesifikasi ini memadai untuk video call, kelas daring, dan rapat virtual, meski jelas bukan ditujukan untuk penciptaan konten profesional.
Baterai besar mendukung mobilitas harian
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 dibekali baterai Li-Ion 10.200 mAh. Kapasitas sebesar ini memberi peluang daya tahan yang lama untuk pemakaian campuran, terutama karena layar besar dan refresh rate tinggi biasanya menyedot daya lebih besar.
Pengisian dayanya mendukung 45W wired dan reverse wired. Fitur reverse wired ini memungkinkan tablet dipakai sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain yang kompatibel, meski penggunaannya tentu akan mengurangi daya tablet lebih cepat.
Pada label energi Uni Eropa, perangkat ini tercatat memiliki kelas F dengan endurance baterai 105 jam 17 menit dan rating 1000 siklus. Lenovo juga memperoleh label repairability kelas A, yang menandakan perangkat ini relatif lebih mudah diperbaiki dibanding banyak perangkat modern lain.
Posisi di pasar tablet premium
Dengan harga sekitar Rp9,7 juta, Lenovo menempatkan Idea Tab Pro Gen 2 di segmen tablet premium Android. Di kelas ini, pesaing biasanya datang dari lini Samsung Galaxy Tab, Xiaomi Pad, hingga tablet berbasis chipset kelas atas dari merek lain.
Daya tarik utama Lenovo ada pada kombinasi layar 13 inci 144Hz, Snapdragon 8s Gen 4, dukungan stylus magnetik, serta baterai besar. Bagi pengguna yang mengutamakan konsumsi konten, pekerjaan kreatif, dan produktivitas tanpa koneksi seluler, paket ini terlihat cukup kuat.
Pilihan warna yang tersedia juga beragam, yakni Luna Grey, Cloud Grey, dan Jelly Mint. Keberagaman ini memberi sedikit ruang personalisasi bagi pengguna yang ingin tablet premium dengan tampilan lebih segar, tanpa mengubah fokus utama perangkat pada performa dan produktivitas.





