vivo Y60 hadir sebagai ponsel kelas menengah yang menonjol lewat baterai jumbo 6.500 mAh, layar 6,74 inci 120Hz, dan dukungan jaringan 5G. Berdasarkan data spesifikasi yang tersedia, perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan lama, konektivitas modern, serta pengalaman visual yang lebih mulus di kelas harga terjangkau.
Ponsel ini juga membawa chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 berbasis fabrikasi 4 nm, dipadukan dengan pilihan memori 128 GB atau 256 GB dan RAM 6 GB hingga 8 GB. Dengan harga rujukan sekitar 230 euro, atau setara kira-kira Rp3,9 juta, vivo Y60 masuk ke segmen yang bersaing ketat dengan banyak ponsel harian di pasar Indonesia.
Desain dan ketahanan bodi
vivo Y60 memakai dimensi 167,4 x 77,1 x 8,4 mm dengan bobot 209 gram. Bodinya menggunakan kaca di bagian depan, lalu rangka dan penutup belakang berbahan plastik untuk menjaga biaya produksi tetap efisien.
Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP65. Artinya, ponsel tahan debu dan mampu menahan semburan air bertekanan rendah, fitur yang cukup penting bagi pengguna aktif di luar ruangan.
Layar 120Hz jadi nilai jual utama
Salah satu daya tarik utama vivo Y60 ada pada layar IPS LCD 6,74 inci. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 1200 nits dalam mode HBM, sehingga tetap nyaman dipakai di bawah cahaya terang.
Resolusinya masih HD+ 720 x 1600 piksel dengan rasio 20:9 dan kepadatan sekitar 260 ppi. Kombinasi ini menunjukkan fokus vivo pada kelancaran tampilan dan efisiensi daya, meski detail gambar tidak setajam panel Full HD.
Performa dengan Snapdragon 4 Gen 2
Di sektor dapur pacu, vivo Y60 mengandalkan Snapdragon 4 Gen 2, chipset 4 nm yang memakai CPU octa-core dengan dua inti Cortex-A78 berkecepatan 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 1,95 GHz. GPU yang dipakai adalah Adreno 613, yang cukup untuk kebutuhan harian, media sosial, streaming, dan game ringan hingga menengah.
Sistem operasinya sudah memakai Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Dukungan software seperti ini memberi nilai tambah karena pengguna mendapat tampilan yang lebih baru dan fitur sistem yang lebih mutakhir dibanding banyak ponsel lawas di kelas yang sama.
Pilihan memori dan penyimpanan
vivo menyediakan tiga konfigurasi memori untuk model ini, yaitu 128 GB/6 GB RAM, 256 GB/6 GB RAM, dan 256 GB/8 GB RAM. Penyimpanan internalnya memakai UFS 3.1 yang dikenal lebih cepat dibanding eMMC pada kelas bawah.
Namun, ponsel ini tidak menyediakan slot kartu memori. Karena itu, calon pembeli perlu menyesuaikan pilihan varian sejak awal, terutama jika sering menyimpan video, foto, atau file kerja berukuran besar.
Kamera sederhana untuk kebutuhan harian
Di bagian kamera, vivo Y60 membawa kamera utama tunggal 13 MP dengan bukaan f/2.2 dan autofocus. Fitur yang tersedia mencakup LED flash, HDR, dan panorama, sementara perekaman video dibatasi pada 1080p 30fps.
Kamera depan memakai sensor 5 MP dengan bukaan f/2.2 dan juga mendukung video 1080p 30fps. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa vivo Y60 lebih ditujukan untuk komunikasi, pemotretan kasual, dan dokumentasi ringan, bukan untuk pengguna yang menuntut kualitas kamera tinggi.
Konektivitas lengkap untuk kelasnya
Dari sisi konektivitas, vivo Y60 sudah mendukung Wi-Fi dual-band 802.11 a/b/g/n/ac dan Bluetooth 5.1 dengan A2DP serta aptX Adaptive. Fitur navigasinya cukup lengkap dengan GPS, Galileo, GLONASS, BDS, dan QZSS.
Ponsel ini tidak mendukung NFC dan juga tidak memiliki radio FM. Meski begitu, ada infrared port, USB Type-C 2.0 dengan OTG, serta jack audio 3,5 mm yang masih disukai banyak pengguna.
Fitur keamanan dan audio
vivo Y60 memakai sensor sidik jari di sisi bodi, lalu dilengkapi accelerometer, proximity, dan compass. Penempatan fingerprint di samping biasanya membantu akses lebih cepat saat membuka kunci ponsel dalam satu genggaman.
Untuk audio, perangkat ini sudah memiliki loudspeaker dan tetap mempertahankan port audio 3,5 mm. Kehadiran dua fitur ini membuatnya lebih praktis untuk kebutuhan hiburan tanpa harus selalu bergantung pada aksesori tambahan.
Baterai besar untuk mobilitas panjang
Bagian yang paling menonjol dari vivo Y60 adalah baterai 6.500 mAh. Kapasitas sebesar ini memberi peluang daya tahan yang panjang untuk pemakaian seharian penuh, bahkan lebih, tergantung intensitas penggunaan.
Pengisian dayanya masih 15W wired, dan ada dukungan reverse wired. Artinya, ponsel juga bisa membantu mengisi perangkat lain dalam kondisi tertentu, meski kecepatan pengisian tidak termasuk yang paling cepat di kelasnya.
Spesifikasi inti vivo Y60
- Layar: 6,74 inci IPS LCD, 120Hz, 1200 nits HBM
- Chipset: Snapdragon 4 Gen 2 (4 nm)
- RAM/Penyimpanan: 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, 8 GB/256 GB
- Kamera belakang: 13 MP
- Kamera depan: 5 MP
- Baterai: 6.500 mAh
- Pengisian daya: 15W wired
- Sistem operasi: Android 16, OriginOS 6
- Perlindungan: IP65
- Harga rujukan: sekitar 230 euro atau Rp3,9 juta
vivo Y60 hadir di pasar dengan pendekatan yang jelas, yaitu menawarkan baterai besar, layar cepat, dan dukungan 5G di kelas harga yang relatif terjangkau. Dengan kombinasi tersebut, perangkat ini berpotensi menarik perhatian pengguna yang memprioritaskan ketahanan baterai, koneksi modern, dan pengalaman penggunaan harian yang stabil tanpa harus membayar lebih mahal.





