Motorola Edge 70 Pro+ mulai menarik perhatian karena membawa kombinasi spesifikasi kelas atas yang jarang ditemui di segmen menengah premium. Perangkat ini juga sudah tercantum dengan status “coming soon” dan jadwal rilis yang diperkirakan pada 11 Juni 2026, sehingga posisinya masih berada di tahap peluncuran awal.
Berdasarkan data spesifikasi yang beredar, ponsel ini tampil sebagai model 5G dengan dukungan jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G lengkap. Motorola juga mencantumkan nama lain untuk perangkat ini, yakni Motorola Edge 70 Pro + 5G dan Motorola Edge 70 Pro Plus 5G, yang menunjukkan varian penamaan berbeda di beberapa pasar.
Desain dan ketahanan fisik
Motorola Edge 70 Pro+ membawa bodi dengan dimensi 162,7 x 75,6 x 7,2 mm dan bobot 190 gram. Kombinasi ini membuatnya tergolong cukup tipis untuk kelas ponsel berlayar besar, sementara bagian belakangnya menggunakan silikon polymer berbahan eco leather.
Bagian depan dilapisi Gorilla Glass 7i, sedangkan rangkanya memakai bahan plastik. Ponsel ini juga membawa sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air, termasuk semprotan air bertekanan tinggi serta kemampuan bertahan di air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Motorola turut menuliskan dukungan MIL-STD-810H. Namun, seperti biasa, label ini tidak otomatis menjamin ketangguhan di semua kondisi ekstrem, sehingga pengguna tetap perlu memahami batas penggunaan perangkat.
Layar AMOLED 144Hz dengan puncak 5200 nits
Salah satu daya tarik utama Motorola Edge 70 Pro+ ada pada layarnya. Panel AMOLED 6,78 inci ini mendukung 1 miliar warna, refresh rate 144Hz, HDR10+, serta PWM, sehingga pengalaman visualnya diproyeksikan mulus untuk navigasi, game, dan konsumsi video.
Resolusinya berada di angka 1272 x 2772 piksel dengan rasio 19,5:9 dan kepadatan sekitar 450 ppi. Motorola juga menyebut tingkat kecerahan puncak mencapai 5200 nits, sementara brightness mode high brightness mencapai 1800 nits, angka yang sangat tinggi untuk membantu visibilitas di bawah sinar matahari langsung.
Luas layar ke bodi mencapai sekitar 91,4 persen. Dengan proteksi Gorilla Glass 7i, panel ini tidak hanya menonjol secara visual, tetapi juga ditujukan untuk penggunaan harian yang lebih aman dari goresan ringan.
Chipset Dimensity 8500 Extreme dan Android 16
Di sektor performa, Motorola menanamkan Mediatek Dimensity 8500 Extreme berbasis fabrikasi 4 nm. Chipset ini dipadukan dengan CPU octa-core yang memakai konfigurasi inti Cortex-A725, terdiri dari 1 inti 3,4 GHz, 3 inti 3,2 GHz, dan 4 inti 2,2 GHz.
Pengolahan grafis dipercayakan kepada Mali-G720 MC8. Untuk sistem operasi, perangkat ini langsung menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat hingga tiga pembaruan besar Android, yang menjadi poin penting bagi pengguna yang memperhatikan umur pakai software.
Kapasitas memori yang tercantum adalah 12 GB RAM dengan penyimpanan internal 256 GB. Motorola tidak menyediakan slot kartu memori, sehingga pengguna perlu mengandalkan kapasitas bawaan untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi.
Kamera tiga sensor 50 MP
Sektor kamera menjadi salah satu titik paling menonjol pada Motorola Edge 70 Pro+. Di belakang, Motorola menyematkan tiga kamera 50 MP, masing-masing untuk lensa utama, telefoto periskop, dan ultrawide.
Kamera utama hadir dengan bukaan f/1.8, sensor 1/1.56 inci, PDAF multidirectional, dan OIS. Kamera telefoto memakai sensor 50 MP dengan zoom optik 3,5x, bukaan f/2.5, OIS, dan PDAF, sementara kamera ultrawide juga menggunakan sensor 50 MP dengan sudut pandang 122 derajat.
Fitur fotografi yang disorot antara lain LED flash, HDR, panorama, serta dukungan Pantone Validated Colour and Skin Tones. Pada bagian video, kamera utamanya mampu merekam hingga 4K pada 120 fps, sedangkan perekaman 1080p tersedia sampai 240 fps dengan gyro-EIS dan HDR10+.
Kamera depan juga tidak kalah serius. Motorola memasang sensor 50 MP dengan autofocus, HDR, dan kemampuan merekam video 4K pada 30 fps, plus 1080p sampai 120 fps.
Audio, konektivitas, dan fitur tambahan
Untuk audio, Motorola Edge 70 Pro+ membawa stereo speaker dengan Dolby Atmos. Perangkat ini tidak menyediakan jack audio 3,5 mm, tetapi mendukung audio Hi-Res 24-bit/192 kHz dan Hi-Res Wireless.
Di sisi konektivitas, ponsel ini mendukung Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e/7 tri-band, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, GLONASS, GALILEO, dan USB Type-C 2.0 dengan OTG. Tidak ada radio FM pada perangkat ini, sesuai tren smartphone premium saat ini.
Pemindai sidik jari ditempatkan di bawah layar dengan sensor optik. Motorla juga menyertakan fitur Smart Connect, yang biasanya ditujukan untuk integrasi lebih mulus antara ponsel, laptop, dan perangkat ekosistem lain.
Baterai besar 6500 mAh dan pengisian cepat
Motorola Edge 70 Pro+ dibekali baterai Si/C Li-Ion berkapasitas 6500 mAh. Angka ini tergolong besar untuk ponsel dengan bodi setipis 7,2 mm, dan secara teori memberi ruang pakai yang lebih panjang untuk penggunaan harian.
Pengisian dayanya mendukung 90W wired dengan PD3.0, 15W wireless, 10W reverse wireless, dan 5W reverse wired. Kombinasi ini membuat perangkat tidak hanya cepat diisi ulang, tetapi juga fleksibel untuk kebutuhan aksesori atau berbagi daya ke perangkat lain.
Warna dan posisi harga
Motorola menyiapkan tiga pilihan warna resmi yang mengacu pada nama Pantone, yakni Stormy Sea, Zinfandel, dan Chicory Coffee. Untuk harga, data awal menyebut angka sekitar 440 euro, yang jika dikonversi langsung setara kira-kira Rp 7.600.000, tergantung kurs saat penulisan.
Opsi warna:
1) Stormy Sea (Green)
2) Zinfandel (Red)
3) Chicory Coffee (Wood)- Ringkasan spesifikasi utama:
1) Layar AMOLED 6,78 inci, 144Hz
2) Chipset Dimensity 8500 Extreme
3) RAM 12 GB dan storage 256 GB
4) Kamera belakang 50 MP + 50 MP + 50 MP
5) Baterai 6500 mAh dengan fast charging 90W
6) Sertifikasi IP68/IP69
Dengan kombinasi layar kelas atas, baterai besar, kamera serbaguna, dan dukungan fitur premium seperti Wi-Fi 7 serta pengisian nirkabel, Motorola Edge 70 Pro+ tampak diposisikan untuk bersaing di segmen ponsel Android premium yang menuntut performa tinggi sekaligus daya tahan panjang. Data spesifikasi awal ini akan menjadi perhatian pasar menjelang tanggal rilis yang dijadwalkan pada pertengahan Juni 2026.



