Motorola Moto G Max 5G hadir sebagai salah satu ponsel kelas menengah yang mencoba menggabungkan layar besar, kamera beresolusi tinggi, dan bodi yang tahan banting. Perangkat ini resmi diumumkan pada 11 Juni 2026 dan langsung tersedia di pasar pada hari yang sama, dengan banderol sekitar 420 euro atau setara Rp7,4 juta jika memakai kurs Rp17.600 per euro.
Di tengah persaingan ponsel 5G yang makin padat, Moto G Max 5G menonjol lewat kombinasi spesifikasi yang tidak biasa di kelasnya. Motorola membekalinya dengan layar AMOLED 6,8 inci, kamera utama 200 MP dengan OIS, sertifikasi ketahanan IP68/IP69, dan baterai 5200 mAh yang didukung pengisian cepat 30W.
Layar besar dengan tingkat kecerahan tinggi
Motorola memberi perhatian besar pada sektor visual. Moto G Max 5G memakai panel AMOLED berukuran 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz, dukungan HDR, dan klaim kecerahan puncak hingga 5000 nits.
Resolusi layarnya mencapai 1272 x 2772 piksel dengan kepadatan sekitar 449 ppi, sehingga tampilan terlihat tajam untuk media sosial, video, maupun game. Motorola juga melapisi layar dengan Corning Gorilla Glass 7i untuk perlindungan tambahan dari goresan dan benturan ringan.
Desain tipis, ringan, dan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem
Dari sisi desain, perangkat ini punya bodi berukuran 164,5 x 77,3 x 7,3 mm dengan bobot 183 gram. Motorola memakai kaca di bagian depan, rangka plastik, dan bagian belakang berbahan silicone polymer dengan sentuhan eco leather.
Ponsel ini juga mendukung Nano-SIM plus eSIM, sesuatu yang makin relevan bagi pengguna yang ingin fleksibilitas konektivitas. Yang lebih menarik, Moto G Max 5G sudah mengantongi IP68/IP69, yang berarti tahan debu dan tahan air bertekanan tinggi, serta bisa bertahan terendam hingga 1,5 meter selama 30 menit.
Selain itu, perangkat ini sudah lolos standar MIL-STD-810H, meski Motorola tetap menegaskan sertifikasi itu tidak otomatis menjamin ketangguhan untuk kondisi ekstrem. Ada juga klaim kemampuan jatuh dari ketinggian hingga 1,2 meter, yang menambah nilai praktis untuk penggunaan harian.
Performa menengah dengan dukungan 5G penuh
Di sektor dapur pacu, Motorola Moto G Max 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6400 fabrikasi 6 nm. Prosesor ini dipadukan dengan CPU octa-core yang terdiri dari 2 inti Cortex-A76 berkecepatan 2,5 GHz dan 6 inti Cortex-A55 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2.
Secara sistem operasi, ponsel ini langsung berjalan di Android 16. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin perangkat lebih siap untuk pembaruan perangkat lunak terbaru dan kompatibilitas aplikasi ke depan.
Dukungan jaringan juga lengkap, mulai dari GSM, HSPA, LTE, hingga 5G. Daftar pita 5G yang didukung mencakup band 1, 2, 3, 5, 7, 26, 28, 38, 40, 41, 66, 77, dan 78 dalam mode SA/NSA/Sub-6, sehingga perangkat ini tampak disiapkan untuk penggunaan luas di banyak wilayah.
Penyimpanan besar dan slot microSD masih tersedia
Motorola membekali Moto G Max 5G dengan memori internal 256GB dan RAM 8GB. Penyimpanan ini menggunakan standar UFS 2.2, yang umumnya menawarkan akses data lebih cepat dibanding solusi eMMC lama.
Untuk pengguna yang masih butuh ruang tambahan, tersedia slot microSDXC. Namun, slot tersebut berbagi tempat dengan SIM, sehingga pengguna harus memilih antara ekspansi memori atau konfigurasi kartu tertentu.
Kamera 200 MP menjadi daya tarik utama
Sektor kamera menjadi salah satu sorotan terbesar dari Moto G Max 5G. Ponsel ini membawa kamera utama ganda dengan sensor 200 MP f/1.8 berfitur PDAF dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 120 derajat.
Kehadiran OIS penting untuk membantu menjaga kestabilan foto dan video, terutama saat kondisi cahaya rendah atau ketika tangan tidak benar-benar diam. Motorola juga menyematkan fitur LED flash, HDR, dan panorama untuk melengkapi kemampuan fotografi harian.
Untuk perekaman video, kamera belakang mendukung 1440p pada 30 fps serta 1080p pada 30 atau 60 fps. Ini memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin membuat konten sederhana dengan kualitas yang masih kompetitif di kelas menengah.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 32 MP f/2.2. Kamera ini juga mampu merekam video 1440p pada 30 fps dan 1080p pada 30 fps, sehingga cocok untuk panggilan video, swafoto, maupun konten media sosial.
Audio, konektivitas, dan fitur pendukung
Untuk audio, Motorola menempatkan stereo speakers dengan dukungan Dolby Atmos. Kehadiran stereo speaker biasanya memberi pengalaman menonton dan bermain yang lebih imersif dibanding speaker tunggal.
Namun, Motorola tidak lagi menyediakan jack audio 3,5 mm pada perangkat ini. Artinya, pengguna harus mengandalkan earphone USB-C atau perangkat audio nirkabel.
Dari sisi konektivitas, Moto G Max 5G sudah mendukung Wi-Fi dual-band 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, dan QZSS. Ponsel ini juga memakai USB Type-C 2.0 dan tidak dibekali radio FM.
Untuk keamanan, tersedia sensor sidik jari di bawah layar dengan teknologi optik. Sensor lain yang ikut hadir meliputi akselerometer, gyro, proximity, dan compass, sementara Motorola juga menambahkan dukungan Smart Connect untuk integrasi yang lebih mulus dengan perangkat lain.
Baterai besar untuk pemakaian seharian
Motorola menyematkan baterai 5200 mAh pada Moto G Max 5G. Kapasitas ini tergolong besar dan seharusnya cukup membantu pengguna yang aktif seharian, terutama saat memakai jaringan 5G, streaming video, atau bermain game ringan hingga menengah.
Pengisian dayanya mendukung 30W wired. Kecepatan ini memang bukan yang paling kencang di pasar, tetapi masih memadai untuk kelas harga menengah, terutama jika dipadukan dengan efisiensi chipset 6 nm dan panel AMOLED yang umumnya lebih hemat daya daripada LCD.
Posisi di pasar dan daya tarik utamanya
Dengan harga sekitar Rp7,4 juta, Moto G Max 5G tidak bermain di segmen murah, tetapi menawarkan komposisi fitur yang cukup agresif. Poin terkuatnya ada pada layar AMOLED 120Hz, kamera utama 200 MP dengan OIS, baterai besar, dan perlindungan bodi yang lebih lengkap dari banyak kompetitor.
Pilihan warna yang disiapkan Motorola adalah Pantone Overture dan Blue Atoll, memperlihatkan pendekatan desain yang tetap menyasar konsumen yang memperhatikan estetika. Di pasar ponsel menengah, kombinasi ini membuat Moto G Max 5G tampil sebagai perangkat yang mencoba memberi nilai lebih pada pengguna yang butuh layar lega, kamera besar, dan ketahanan fisik dalam satu paket.





