Oppo kembali memperluas lini ponsel tengah di pasar China lewat Oppo A6s Pro, yang juga tercatat sebagai Oppo A6s Pro 5G. Perangkat ini diumumkan pada 14 April 2026 dan dijadwalkan mulai tersedia sekitar 17 April 2026, dengan banderol yang tercatat sekitar 270 euro atau kurang lebih Rp4,7 juta.
Kehadiran model ini menarik perhatian karena Oppo membawa kombinasi yang jarang ditemui di kelas menengah, mulai dari baterai 7.000 mAh, layar AMOLED 120Hz, hingga ketahanan air dan debu berstandar tinggi. Di atas kertas, Oppo A6s Pro tampak menyasar pengguna yang butuh daya tahan lama, konektivitas lengkap, dan desain yang tetap ringkas untuk pemakaian harian.
Posisi Oppo A6s Pro di pasar China
Oppo A6s Pro muncul di tengah persaingan ponsel kelas menengah yang semakin padat di China. Oppo tampaknya tidak hanya menonjolkan jaringan 5G, tetapi juga menggabungkan fitur yang biasanya dicari pengguna aktif, seperti baterai besar, layar cerah, dan bodi yang tahan banting.
Situs referensi spesifikasi mencatat perangkat ini sudah diumumkan resmi dan berstatus “coming soon”. Artinya, Oppo sudah menyiapkan distribusi awal di China, sementara ketersediaan di luar pasar tersebut masih belum diumumkan.
Desain dan ketahanan bodi
Secara fisik, Oppo A6s Pro memiliki dimensi 158,4 x 75,2 x 8,3 mm dengan bobot 194 gram. Ponsel ini memakai kaca di sisi depan, rangka plastik, dan bodi belakang plastik, sehingga tetap terasa praktis untuk penggunaan jangka panjang.
Fitur yang paling menonjol ada pada sertifikasi perlindungannya. Oppo membekali perangkat ini dengan IP68/IP69K, yang berarti tahan debu, tahan semprotan air bertekanan tinggi, dan mampu bertahan di air hingga kedalaman 5 meter selama 30 menit.
Layar AMOLED 120Hz untuk pengalaman visual lebih mulus
Oppo A6s Pro membawa panel AMOLED 6,57 inci dengan dukungan 1 miliar warna dan refresh rate 120Hz. Layar ini memiliki resolusi 1080 x 2372 piksel dengan kerapatan sekitar 397 ppi, sehingga tampilan teks dan visual terlihat tajam.
Kecerahan layar juga cukup tinggi untuk kelasnya. Oppo menyebut panel ini memiliki 600 nits dalam kondisi normal dan hingga 1400 nits pada mode high brightness, yang membantu visibilitas saat dipakai di luar ruangan.
Performa dan sistem operasi
Di sektor dapur pacu, Oppo A6s Pro menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6360 Max berbasis proses 6 nm. Prosesor ini dipadukan dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua inti Cortex-A76 2,4 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2.
Perangkat ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16. Kombinasi ini memberi gambaran bahwa Oppo menyiapkan pengalaman perangkat lunak yang lebih mutakhir, sekaligus mendukung efisiensi daya dan konektivitas 5G.
Pilihan memori dan penyimpanan
Oppo menghadirkan beberapa opsi konfigurasi memori untuk A6s Pro. Pilihan yang tersedia mencakup 128GB dengan 8GB RAM, 256GB dengan 8GB RAM, 256GB dengan 12GB RAM, dan 512GB dengan 12GB RAM.
Ponsel ini juga masih menyediakan slot microSDXC, sehingga pengguna bisa menambah ruang simpan jika diperlukan. Penyimpanan internalnya memakai standar UFS 2.2 yang umumnya memberi kecepatan baca-tulis lebih baik dibandingkan memori eMMC.
Kamera utama 50MP dan kamera depan 16MP
Untuk fotografi, Oppo A6s Pro mengandalkan kamera utama ganda dengan sensor utama 50 MP f/1.8 berteknologi PDAF. Di sampingnya ada kamera tambahan yang disebut sebagai auxiliary lens, sementara fitur pendukungnya mencakup LED flash, HDR, dan panorama.
Perekaman video kamera belakang maksimal pada 1080p 30/60fps. Di bagian depan, Oppo menempatkan kamera selfie 16 MP f/2.4 yang juga mendukung video 1080p 30fps, sehingga cukup memadai untuk panggilan video dan konten media sosial.
Dukungan konektivitas yang lengkap
Di sektor konektivitas, Oppo A6s Pro sudah mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Band 5G yang tercatat mencakup 1, 3, 5, 8, 28, 38, 40, 41, 77, dan 78 dengan mode SA/NSA, sehingga ponsel ini siap untuk jaringan generasi terbaru di pasar yang kompatibel.
Fasilitas lain juga cukup lengkap. Ada Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.2 dengan aptX HD, GPS multi-sistem, NFC, USB Type-C 2.0 dengan OTG, dan dukungan dual Nano-SIM, tetapi tidak ada radio FM dan tidak tersedia jack audio 3,5 mm.
Sensor, audio, dan fitur harian
Pada bagian fitur, Oppo menyematkan sensor sidik jari di bawah layar dengan teknologi optik. Selain itu, ada akselerometer, giroskop, proximity, dan kompas yang mendukung penggunaan harian maupun navigasi.
Ponsel ini juga memiliki loudspeaker, sehingga masih nyaman dipakai untuk konsumsi media tanpa earphone. Absennya jack audio 3,5 mm menunjukkan Oppo mengikuti tren desain ponsel modern yang makin mengandalkan koneksi nirkabel atau adaptor USB-C.
Baterai 7.000 mAh jadi nilai jual utama
Salah satu daya tarik terbesar Oppo A6s Pro ada pada baterainya. Perangkat ini membawa baterai Si/C Li-Ion 7.000 mAh, kapasitas yang tergolong sangat besar untuk ponsel di kelas menengah.
Pengisian dayanya didukung 80W wired, 55W PPS, 13,5W PD, 44W/80W UFCS, serta 5W reverse wired. Dengan dukungan itu, Oppo menargetkan pengguna yang membutuhkan pengisian cepat tanpa harus terlalu sering mencari colokan.
Varian warna dan harga
Oppo A6s Pro hadir dalam beberapa pilihan warna, yaitu Blue, White, dan White/Blue. Untuk model yang tercatat, labelnya adalah PMT110, sementara harga awalnya berada di kisaran 270 euro atau sekitar Rp4,7 juta.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
- Layar: AMOLED 6,57 inci, 120Hz, 1080 x 2372 piksel
- Chipset: MediaTek Dimensity 6360 Max, 6 nm
- RAM/Storage: hingga 12GB RAM dan 512GB penyimpanan
- Kamera belakang: 50 MP + auxiliary lens
- Kamera depan: 16 MP
- Baterai: 7.000 mAh
- Pengisian daya: 80W wired
- Ketahanan: IP68/IP69K
- Sistem operasi: Android 16, ColorOS 16
Dengan kombinasi layar AMOLED, baterai jumbo, dan sertifikasi tahan air yang tinggi, Oppo A6s Pro tampil sebagai salah satu perangkat China yang cukup agresif di segmen menengah. Fokus utamanya jelas pada daya tahan, fitur lengkap, dan pengalaman pakai yang stabil untuk pengguna yang membutuhkan ponsel harian dengan bekal baterai besar dan konektivitas 5G.





