Xiaomi Redmi Pad 2 9.7 hadir sebagai tablet ringkas yang menargetkan pengguna yang butuh perangkat hiburan, belajar, dan kerja ringan dalam bodi yang lebih mudah dibawa. Perangkat ini resmi diumumkan pada April 2026 dan langsung tersedia di pasar pada bulan yang sama, dengan banderol awal sekitar Rp2.830.000 jika dikonversi dari harga acuan 160 euro.
Tablet ini tidak mendukung konektivitas seluler, sehingga Xiaomi tampak menempatkannya sebagai perangkat berbasis Wi-Fi untuk pemakaian di rumah, kantor, atau ruang kelas. Dengan pendekatan itu, Redmi Pad 2 9.7 lebih cocok untuk streaming, membaca dokumen, mencatat, dan konsumsi konten dibanding tablet yang mengejar mobilitas penuh lewat SIM.
Desain ringkas dengan bodi tipis
Redmi Pad 2 9.7 membawa ukuran 226,5 x 148 x 7,4 mm dengan bobot 406 gram. Dimensi tersebut membuatnya lebih kecil dari banyak tablet mainstream, sehingga satu tangan masih relatif nyaman untuk memegangnya dalam waktu singkat.
Xiaomi memakai kaca di bagian depan, serta aluminium pada bagian belakang dan bingkai. Tablet ini juga disebut memiliki perlindungan terhadap debu dan percikan air, fitur yang memberi nilai tambah untuk penggunaan harian di lingkungan yang tidak selalu ideal.
Layar 9,7 inci dengan refresh rate 120Hz
Bagian yang paling menarik dari Redmi Pad 2 9.7 ada pada layarnya. Panel IPS LCD berukuran 9,7 inci ini mendukung refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan 500 nits tipikal, dan 600 nits pada mode HBM.
Resolusinya mencapai 1280 x 2560 piksel dengan kepadatan sekitar 268 ppi. Layar seperti ini memberi kombinasi yang cukup seimbang antara ketajaman, kelancaran animasi, dan efisiensi daya untuk kebutuhan membaca, menonton video, serta navigasi antarmuka.
Performa mengandalkan Snapdragon 6s 4G Gen 2
Di sektor mesin, Xiaomi memasang Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2 berbasis fabrikasi 6 nm. Prosesor ini memakai konfigurasi octa-core, terdiri dari 4 inti Cortex-A73 berkecepatan 2,9 GHz dan 4 inti Cortex-A53 berkecepatan 1,9 GHz.
GPU yang digunakan adalah Adreno 610, yang menunjukkan kelas performa menengah untuk tugas sehari-hari. Untuk penggunaan seperti browsing, aplikasi belajar, media sosial, dan pemutaran video, kombinasi ini masih relevan, tetapi tablet ini bukan ditujukan untuk kebutuhan komputasi berat atau gim kelas tinggi.
Sistem operasi langsung baru
Xiaomi Redmi Pad 2 9.7 berjalan dengan Android 16 dan antarmuka HyperOS 3. Ini menjadi poin penting karena pengguna langsung mendapat basis sistem yang lebih baru, yang biasanya membawa peningkatan efisiensi, keamanan, dan integrasi ekosistem perangkat.
Pendekatan tersebut membuat tablet ini terlihat siap pakai untuk jangka menengah. Untuk pengguna yang mencari tablet dengan software modern sejak awal, spesifikasi ini bisa menjadi nilai jual yang menonjol di kelas harganya.
Penyimpanan dan memori untuk penggunaan dasar
Tablet ini tersedia dalam dua pilihan penyimpanan internal, yaitu 64GB dengan 4GB RAM dan 128GB dengan 4GB RAM. Xiaomi juga menyertakan slot microSDXC, sehingga pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan bila file dokumen, video, atau materi belajar mulai menumpuk.
Penyimpanan internalnya sudah memakai UFS 2.2. Berikut ringkasan opsi memorinya:
- 64GB + 4GB RAM
- 128GB + 4GB RAM
- microSDXC untuk ekspansi penyimpanan
Konfigurasi ini memperlihatkan bahwa Xiaomi membidik pengguna yang tidak menuntut multitasking ekstrem. Namun, keberadaan slot microSD memberi ruang fleksibilitas yang cukup besar untuk penggunaan sehari-hari.
Kamera sederhana untuk kebutuhan dasar
Redmi Pad 2 9.7 membawa kamera utama 8 MP dengan bukaan f/2.0 dan LED flash. Kamera ini mampu merekam video 1080p pada 30fps dan 720p pada 30fps.
Di bagian depan, Xiaomi menyematkan kamera selfie 5 MP dengan bukaan f/2.2. Kamera depannya juga mendukung perekaman video 1080p dan 720p pada 30fps, yang cukup untuk panggilan video, kelas online, atau meeting singkat.
Audio stereo dan jack 3,5 mm masih dipertahankan
Sektor audio menjadi salah satu daya tarik yang biasanya dicari di tablet terjangkau. Xiaomi menyematkan speaker stereo, dukungan Hi-Res audio, dan jack audio 3,5 mm pada perangkat ini.
Kombinasi tersebut memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang masih memakai headset kabel. Untuk konsumsi konten seperti film, musik, atau kelas daring, fitur ini bisa terasa lebih praktis dibanding tablet yang sepenuhnya mengandalkan aksesori nirkabel.
Konektivitas fokus ke Wi-Fi
Karena tidak memiliki dukungan seluler, Redmi Pad 2 9.7 mengandalkan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band untuk koneksi internet. Bluetooth 5.0 juga tersedia, lengkap dengan A2DP dan LE untuk koneksi ke perangkat pendukung seperti earphone, keyboard, atau speaker portabel.
Tablet ini tidak dibekali GPS, NFC, atau radio. Port yang tersedia hanya USB Type-C, sehingga perangkat ini jelas diposisikan sebagai tablet praktis untuk pemakaian terhubung ke jaringan rumah atau kantor.
Baterai besar untuk pemakaian harian
Xiaomi membekali Redmi Pad 2 9.7 dengan baterai Li-Po 7600 mAh. Kapasitas ini tergolong besar untuk tablet 9,7 inci dan seharusnya cukup untuk menunjang aktivitas seharian, tergantung intensitas pemakaian.
Pengisian dayanya mendukung 18W wired. Dengan kapasitas besar dan pengisian yang tidak terlalu agresif, tablet ini tampak diarahkan untuk pengguna yang lebih memprioritaskan ketahanan daya ketimbang kecepatan isi ulang.
Posisi di pasar dan target pengguna
Dengan harga sekitar Rp2.830.000, Redmi Pad 2 9.7 berada di segmen yang cukup kompetitif. Tablet ini menawarkan layar 120Hz, baterai besar, audio stereo, serta sistem operasi terbaru, tetapi tetap menahan fitur pada level yang sesuai dengan kelasnya.
Perangkat ini terlihat cocok untuk pelajar, pengguna rumahan, dan konsumen yang mencari tablet kedua untuk streaming, membaca, menulis, atau rapat online. Dalam konteks pasar tablet murah, Xiaomi menekankan keseimbangan antara ukuran ringkas, fitur inti yang lengkap, dan harga yang masih masuk akal.





