Doogee S300 Plus hadir sebagai ponsel rugged yang mencoba menggabungkan ketahanan ekstrem dengan spesifikasi kelas atas. Perangkat ini diumumkan pada 2025 dan tercatat tersedia pada 2026, dengan fokus utama pada pengguna yang membutuhkan ponsel tahan banting untuk kerja lapangan, aktivitas luar ruang, hingga penggunaan berat sehari-hari.
Di tengah tren ponsel tahan banting yang biasanya mengorbankan performa, Doogee S300 Plus tampil berbeda karena membawa chipset MediaTek Dimensity 8300 berbasis 4 nm, RAM 16 GB, dan penyimpanan internal 1 TB. Kombinasi ini membuat perangkat ini tidak hanya menonjol di sisi durability, tetapi juga cukup serius untuk multitasking, gaming, dan kebutuhan produktivitas modern.
Desain besar, tebal, dan dirancang untuk tahan ekstrem
Doogee S300 Plus membawa bodi berukuran 180,8 x 84 x 17,7 mm dengan bobot 376 gram. Ukuran ini memang jauh dari tipis dan ringan, tetapi hal itu wajar untuk kategori rugged phone yang harus mengutamakan perlindungan fisik dan daya tahan.
Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68/IP69K, yang berarti tahan debu, tahan air, dan mampu menghadapi semprotan air bertekanan tinggi. Selain itu, perangkat ini juga memenuhi standar MIL-STD-810H, sehingga lebih siap dipakai di lingkungan kerja yang keras atau kondisi perjalanan yang menantang.
Doogee juga menambahkan RGB light di bagian belakang untuk memberi identitas visual yang lebih modern. Fitur ini memang tidak berdampak langsung pada performa, tetapi bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan tampilan yang berbeda dari ponsel rugged pada umumnya.
Layar besar 120Hz untuk kebutuhan harian yang lebih nyaman
Pada bagian depan, Doogee S300 Plus memakai layar IPS LCD 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz. Panel ini menawarkan resolusi 1080 x 2460 piksel dengan kerapatan sekitar 396 ppi, sehingga tampilan teks, gambar, dan video terlihat tajam untuk kelasnya.
Layar yang besar ini cocok untuk navigasi peta, membaca dokumen, menonton video, atau bekerja dengan banyak aplikasi. Perlindungan Mohs level 6 juga memberi lapisan perlindungan tambahan terhadap goresan ringan, sesuatu yang penting untuk ponsel yang dirancang dibawa ke lingkungan aktif.
Refresh rate 120Hz menjadi salah satu poin menarik karena membuat pengalaman gulir dan animasi terasa lebih halus. Bagi pengguna lapangan yang juga memakai ponsel sebagai perangkat utama, tampilan seperti ini dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Performa tinggi dengan Dimensity 8300
Salah satu daya tarik terbesar Doogee S300 Plus ada pada sektor performanya. Ponsel ini menggunakan MediaTek Dimensity 8300 (4 nm), chipset yang tergolong kuat untuk kelas menengah-atas dan biasanya ditemukan pada perangkat yang mengejar efisiensi sekaligus tenaga besar.
CPU-nya memakai konfigurasi octa-core dengan satu inti Cortex-A715 3,35 GHz, tiga inti Cortex-A715 3,20 GHz, dan empat inti Cortex-A510 2,20 GHz. Di sisi grafis, Mali G615-MC6 menangani kebutuhan visual, termasuk game dan pemutaran konten berat.
Dengan RAM 16 GB, Doogee S300 Plus juga punya ruang cukup besar untuk membuka banyak aplikasi sekaligus. Penyimpanan internal 1 TB memberi keleluasaan bagi pengguna yang menyimpan file besar, video, foto resolusi tinggi, atau dokumen kerja tanpa cepat kehabisan ruang.
Kamera 200 MP dengan fitur lengkap
Doogee S300 Plus mengusung kamera utama quad dengan sensor 200 MP sebagai lensa utama. Sensor ini memiliki bukaan f/1.8, ukuran 1/1.3 inci, dan mendukung PDAF, yang biasanya membantu fokus lebih cepat dan hasil foto lebih detail dalam kondisi cahaya yang baik.
Selain kamera utama, ada kamera telefoto 8 MP dengan PDAF dan zoom optik 3x, kamera night vision 20 MP dengan lampu inframerah, serta kamera ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 119 derajat. Susunan ini membuat perangkat ini lebih fleksibel dibanding banyak ponsel rugged lain yang umumnya hanya mengandalkan satu atau dua kamera.
Fitur kamera tambahan seperti dual-LED flash, HDR, dan panorama memperluas fungsi pemotretan. Untuk video, perangkat ini mendukung perekaman hingga 4K 30fps dan 1080p 30fps dengan gyro-EIS untuk membantu stabilisasi.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 32 MP dengan bukaan f/2.3. Kamera ini juga mendukung perekaman video 1080p 30fps, yang cukup memadai untuk panggilan video, rapat online, atau kebutuhan konten kasual.
Baterai jumbo 11.000 mAh dan pengisian 120W
Sektor daya menjadi salah satu nilai jual paling kuat dari Doogee S300 Plus. Perangkat ini dibekali baterai Si/C Li-Ion 11.000 mAh, kapasitas yang jauh di atas rata-rata ponsel biasa dan bahkan di atas banyak ponsel kelas flagship.
Dengan kapasitas seperti ini, ponsel berpotensi dipakai lebih lama dalam satu kali isi daya, terutama untuk pengguna yang sering berada jauh dari sumber listrik. Doogee juga menyematkan pengisian cepat 120W wired, yang membantu mengurangi waktu tunggu saat mengisi ulang baterai sebesar ini.
Ada juga fitur reverse wired charging, sehingga ponsel bisa dipakai untuk mengisi perangkat lain dalam kondisi darurat. Dari sisi ketahanan baterai, label energi Uni Eropa menempatkan perangkat ini pada Class B, dengan endurance 205:49 jam dan ketahanan hingga 1000 siklus pengisian.
Konektivitas lengkap untuk kerja dan mobilitas
Doogee S300 Plus mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Dukungan 5G ini mencakup banyak pita jaringan, termasuk SA dan NSA, sehingga perangkat lebih siap untuk digunakan di wilayah yang sudah memiliki infrastruktur 5G.
Untuk konektivitas nirkabel, ponsel ini membawa Wi-Fi 6e dual-band, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, GLONASS, BDS, dan Galileo. Selain itu, ada juga infrared port, FM radio, serta USB Type-C 2.0 dengan OTG.
Kehadiran NFC penting untuk transaksi digital dan fungsi praktis lain, sementara infrared port bisa berguna dalam situasi tertentu, misalnya mengontrol perangkat elektronik yang kompatibel. Ini membuat Doogee S300 Plus terasa lengkap sebagai perangkat kerja sekaligus perangkat harian.
Fitur pendukung dan positioning pasar
Sensor yang tersedia meliputi fingerprint di sisi bodi, accelerometer, gyro, proximity, dan compass. Susunan sensor ini mendukung penggunaan harian yang lebih praktis, termasuk keamanan biometrik dan navigasi.
Di pasar Eropa, harga perangkat ini tercatat sekitar 610 euro, atau setara kira-kira Rp10,8 juta dengan asumsi kurs sekitar Rp17.800 per euro. Harga tersebut menempatkan Doogee S300 Plus pada segmen yang cukup tinggi untuk ponsel rugged, tetapi masih bisa dipahami jika melihat spesifikasi yang dibawa.
Keunggulan utama:
1) Baterai 11.000 mAh
2) Pengisian cepat 120W
3) Chipset Dimensity 8300
4) RAM 16 GB dan storage 1 TB
5) Kamera utama 200 MP
6) Sertifikasi IP68/IP69K dan MIL-STD-810HWarna yang tersedia:
1) Black
2) Gray
3) Titanium Gold- Cocok untuk:
1) Pekerja lapangan
2) Pengguna outdoor
3) Pengguna yang butuh baterai besar
4) Pengguna yang ingin ponsel tahan banting dengan performa tinggi
Doogee S300 Plus menunjukkan arah baru pada kategori rugged phone karena tidak lagi hanya mengandalkan bodi kuat, tetapi juga mengusung spesifikasi yang kompetitif di kelas menengah-atas. Dengan layar 120Hz, kamera 200 MP, baterai 11.000 mAh, dan dukungan 5G, perangkat ini tampil sebagai opsi menarik bagi pengguna yang membutuhkan ketahanan fisik tanpa mengorbankan kemampuan modern.





