Doogee V Max 2 hadir sebagai ponsel rugged yang menonjol lewat kombinasi baterai jumbo, kamera beresolusi tinggi, dan dukungan jaringan 5G. Perangkat ini juga membawa spesifikasi yang jarang ditemui di kelas tahan banting, sehingga menarik untuk pengguna lapangan, pekerja outdoor, hingga konsumen yang butuh daya tahan ekstra.
Dari data spesifikasi yang tersedia, Doogee V Max 2 diumumkan pada 2026 dan sudah berstatus tersedia di tahun yang sama. Ponsel ini membawa bodi berukuran 184,9 x 84,6 x 29,4 mm dengan bobot 635 gram, jadi jelas bukan perangkat yang ringan atau tipis seperti smartphone biasa.
Desain Tahan Banting dengan Fitur Fungsional
Doogee membekali V Max 2 dengan sertifikasi IP68/IP69K untuk ketahanan terhadap debu dan air. Perangkat ini juga diklaim tahan jatuh hingga 1,5 meter dan memenuhi standar MIL-STD-810H, yang umumnya dipakai sebagai acuan ketangguhan perangkat di kondisi ekstrem.
Di sisi praktis, ponsel ini juga dilengkapi flood flashlight 1000 lumens, layar tambahan di bagian belakang, dan RGB ambient lighting. Kombinasi fitur tersebut membuat V Max 2 tidak hanya tampil sebagai ponsel rugged, tetapi juga punya karakter yang cukup khas di kelasnya.
Layar Besar 120Hz untuk Penggunaan Harian
Layar utama Doogee V Max 2 memakai panel IPS LCD berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz. Resolusinya 1080 x 2460 piksel dengan kerapatan sekitar 396 ppi, sehingga tampil cukup tajam untuk navigasi, video, dan penggunaan aplikasi harian.
Tingkat perlindungan layarnya disebut memakai Mohs level 6. Artinya, layar ini mendapat lapisan proteksi tambahan untuk membantu mengurangi risiko goresan pada penggunaan yang lebih berat, meski tetap tidak menggantikan perlindungan fisik seperti tempered glass.
Performa Mengandalkan Dimensity 8300
Di bagian dapur pacu, Doogee V Max 2 memakai chipset Mediatek Dimensity 8300 berbasis fabrikasi 4 nm. Prosesor octa-core ini terdiri dari inti Cortex-A715 dengan kecepatan hingga 3,35 GHz, dipadukan GPU Mali G615-MC6 untuk pemrosesan grafis.
Dengan komposisi tersebut, perangkat ini tidak hanya mengandalkan ketahanan fisik, tetapi juga menawarkan performa yang tergolong kencang untuk kelas rugged. Sistem operasinya langsung menjalankan Android 16, yang memberi nilai tambah dari sisi pembaruan antarmuka dan fitur perangkat lunak.
Memori Besar dan Slot Penyimpanan Ekstra
Doogee V Max 2 hadir dengan RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB berbasis UFS. Kapasitas ini tergolong besar untuk ponsel rugged, terutama bagi pengguna yang sering menyimpan file kerja, video, peta offline, atau data proyek di perangkat.
Ponsel ini juga masih menyediakan slot microSDXC khusus, sehingga pengguna bisa memperluas kapasitas penyimpanan bila dibutuhkan. Berikut ringkasan memori utamanya.
- RAM: 16GB
- Penyimpanan internal: 512GB
- Slot kartu: microSDXC dedicated
- Tipe penyimpanan: UFS
Kamera 200 MP dengan Mode Night Vision
Sektor kamera menjadi salah satu sorotan utama Doogee V Max 2. Di belakang, ponsel ini membawa tiga kamera, yaitu kamera utama 200 MP f/1.8, kamera night vision 64 MP dengan empat lampu inframerah, dan kamera ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 119 derajat.
Kombinasi ini membuat V Max 2 lebih fleksibel saat dipakai di kondisi minim cahaya maupun untuk kebutuhan dokumentasi lapangan. Doogee juga menyertakan fitur Dual-LED flash, HDR, dan panorama, serta kemampuan merekam video 4K pada 30 fps.
Di bagian depan, ada kamera selfie 32 MP f/2.3 yang mendukung perekaman video 1080p pada 30 fps. Untuk ponsel rugged, konfigurasi seperti ini tergolong agresif dan menunjukkan bahwa sektor kamera ikut dijadikan nilai jual utama.
Baterai 22.000 mAh Jadi Daya Tarik Terbesar
Salah satu spesifikasi paling menonjol dari Doogee V Max 2 adalah baterai 22.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang tanpa sering mencari colokan.
Pengisian dayanya mendukung 120W wired dan 33W reverse wired. Artinya, ponsel ini bukan hanya cepat saat diisi, tetapi juga bisa dipakai sebagai sumber daya untuk perangkat lain melalui reverse charging.
Dalam konteks penggunaan lapangan, kombinasi baterai besar dan pengisian cepat menjadi keunggulan penting. Banyak ponsel rugged menawarkan baterai besar, tetapi tidak semuanya memberi dukungan pengisian secepat ini.
Konektivitas Lengkap untuk Kerja dan Mobilitas
Doogee V Max 2 sudah mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Untuk 4G, perangkat ini mendukung banyak band global, sementara 5G-nya juga mencakup band 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41, 71, 77, 78, dan 79 dengan dukungan SA/NSA.
Di sisi konektivitas lain, perangkat ini membawa Wi-Fi 6e dual-band, Bluetooth 5.4, NFC, GPS dengan L1+L5, GLONASS, Galileo, dan BDS. Ada juga radio FM, USB Type-C 2.0 dengan OTG, serta sensor fingerprint di sisi bodi, akselerometer, gyro, proximity, dan kompas.
Harga dan Posisi di Pasar
Berdasarkan data yang tersedia, harga Doogee V Max 2 tercatat £459 atau sekitar Rp9,2 juta, dengan acuan €576,14 atau sekitar Rp10,1 juta. Di segmen ini, perangkat tersebut diposisikan sebagai ponsel rugged premium yang menonjolkan ketahanan, baterai besar, dan spesifikasi kamera yang tidak biasa.
Jika dibandingkan dengan banyak ponsel tahan banting lain, V Max 2 terlihat dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kombinasi antara daya tahan ekstrem dan fitur modern. Pendekatan ini membuatnya relevan bagi pekerja lapangan, petualang, atau pengguna yang memprioritaskan perangkat bertahan lama dalam kondisi berat.
Ringkasan Spesifikasi Utama
- Layar: 6,78 inci IPS LCD, 120Hz
- Chipset: MediaTek Dimensity 8300
- RAM/Storage: 16GB / 512GB
- Kamera utama: 200 MP
- Kamera night vision: 64 MP
- Baterai: 22.000 mAh
- Pengisian daya: 120W wired
- Ketahanan: IP68/IP69K, MIL-STD-810H
- Sistem operasi: Android 16
- Jaringan: 5G SA/NSA
Dengan spesifikasi seperti itu, Doogee V Max 2 menempatkan diri sebagai salah satu ponsel rugged paling ambisius di kelasnya. Perangkat ini menggabungkan tenaga besar, kamera lengkap, baterai sangat besar, dan fitur ketahanan yang dirancang untuk penggunaan berat di berbagai kondisi.





