Puasa memengaruhi kerja sistem pencernaan dengan lambung dan usus yang beristirahat selama siang hari. Oleh karena itu, saat berbuka, tubuh membutuhkan makanan yang mudah dicerna agar proses pencernaan kembali normal tanpa memberatkan organ lambung dan usus.
Menurut Ahli Gizi dan Nutrisi Kelsey Costa, pilihan makanan pembuka puasa yang ideal adalah yang bersifat menghidrasi dan lembut. Contohnya adalah sup sayuran ringan, smoothie sederhana, atau makanan hambar seperti nasi dan roti panggang. Makanan ini membantu mengembalikan keseimbangan kerja pencernaan setelah berpuasa lama.
Makanan yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa
- Sup sayuran ringan yang hangat dan mudah dicerna
- Smoothie buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka
- Nasi atau roti panggang sebagai sumber karbohidrat sederhana
- Buah-buahan seperti pisang dan semangka yang kaya air
- Sayuran kukus seperti wortel, labu siam, tomat, dan bayam
Semua makanan ini memiliki tekstur lembut dan kandungan air yang membantu menghidrasi tubuh sekaligus menjaga lambung dan usus tetap nyaman.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka
Beberapa jenis makanan dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi langsung saat berbuka puasa. Makanan tinggi serat kasar, lemak, gula, atau rempah dapat memicu sindrom dumping, yaitu pengosongan lambung yang terlalu cepat ke usus kecil. Contoh makanan yang perlu dihindari antara lain:
- Permen, kue kering, serta makanan bergula tinggi
- Makanan berminyak, gorengan, dan daging berlemak
- Susu dengan kandungan lemak tinggi dan produk olahannya seperti es krim
- Makanan kaya rempah dan rasa kuat seperti kue keju
Mengonsumsi makanan tersebut tiba-tiba dapat menyebabkan gejala tidak nyaman seperti kembung, kram perut, dan diare. Kondisi ini terjadi karena makanan bergerak cepat dan tidak sempurna melalui sistem pencernaan yang sedang beradaptasi pasca puasa.
Tips Memilih Makanan Berbuka yang Sehat
Agar lambung dan usus tidak mengalami beban berlebih saat berbuka, pastikan makanan yang dikonsumsi:
- Mudah larut dan tidak terlalu berat
- Bersifat menghidrasi agar membantu mengembalikan cairan tubuh
- Mengandung nutrisi seimbang untuk energi tanpa memicu gangguan pencernaan
Jika membutuhkan panduan yang lebih spesifik, berkonsultasilah dengan ahli gizi. Mereka dapat membantu menyusun menu berbuka yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan individu.
Memilih makanan berbuka yang tepat sangat penting agar puasa dapat dijalani dengan nyaman tanpa menimbulkan masalah pencernaan. Makanan lembut, mudah dicerna, dan alami seperti sayur kukus dan buah segar menjadi pilihan terbaik agar lambung dan usus tetap sehat sepanjang bulan puasa.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com




