Jetour T2 i-DM PHEV mulai masuk radar konsumen Asia Tenggara setelah pemesanannya resmi dibuka di Malaysia. SUV hybrid ini diperkirakan dibanderol 168.888 ringgit atau sekitar Rp746 jutaan.
Kehadiran pemesanan di Malaysia juga membuat langkah Jetour Indonesia ikut disorot. Pasalnya, model ini baru dijadwalkan meluncur di Indonesia pada semester kedua 2026.
Spesifikasi inti yang mulai terungkap
Jetour belum merilis spesifikasi resmi untuk pasar Malaysia, tetapi konfigurasi yang beredar di sejumlah pasar memberi gambaran awal. T2 i-DM disebut memakai mesin turbo injeksi langsung 1,5 liter, dua motor listrik, dan transmisi hibrida khusus tiga kecepatan atau DHT.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 360 PS dan torsi 610 Nm. Sebagai pembanding, varian T2 ICE disebut punya output 245 PS dan torsi 375 Nm.
Dari sisi efisiensi, Jetour T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 100 km hanya dengan tenaga listrik. Jarak tempuh gabungan juga diklaim menembus lebih dari 1.200 km.
Fitur keselamatan dan kenyamanan
Jetour Malaysia menyebut mobil ini akan dibekali ADAS Level 2. Selain itu, ada enam airbag dan sistem pemantauan pandangan panorama untuk membantu pengemudi saat berkendara.
Pabrikan juga menjanjikan paket kepemilikan dan garansi yang komprehensif. Detail lengkap soal cakupan garansi untuk T2 i-DM belum diumumkan, tetapi T2 ICE di Malaysia memiliki garansi kendaraan tujuh tahun atau 150.000 km, garansi powertrain 10 tahun atau satu juta km, serta lima kali servis gratis.
Bekal fitur dari pasar lain
Spesifikasi dari pasar Afrika Selatan memberi gambaran soal perlengkapan yang mungkin dibawa ke versi setir kanan. Di sana, T2 i-DM PHEV disebut memakai pelek 20 inci dan ban 255/55.
SUV ini juga dilengkapi layar sentuh 15,6 inci dan panel instrumen 10,25 inci. Fitur lain yang disebut termasuk 12 speaker Sony, kamera 540 derajat, pengisian daya nirkabel, jok berlapis kulit imitasi, kursi depan elektrik, pencahayaan ambient, sunroof kaca panoramik, dan pintu bagasi elektrik.
Posisi Jetour di kawasan
Pembukaan pemesanan di Malaysia menjadi sinyal penting bagi ekspansi Jetour T2 i-DM di kawasan. Dengan jadwal Indonesia yang baru berada di semester kedua 2026, pasar Malaysia tampak lebih dulu mendapatkan akses ke SUV hybrid ini.
Kombinasi harga yang sudah diumumkan, tenaga besar, serta daftar fitur yang cukup panjang membuat T2 i-DM menarik untuk dipantau. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada spesifikasi final yang dipastikan Jetour untuk masing-masing pasar.
Source: voi.id






