Menkes Resmikan Operasi Jantung Terbuka Perdana di RSUD Undata Palu

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan pelaksanaan operasi jantung terbuka perdana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 1 Agustus 2025. Peresmian ini menandai langkah penting dalam meningkatkan layanan kesehatan jantung di wilayah tersebut, di mana sebelumnya pasien harus mengandalkan rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan penanganan serupa.

Pada hari tersebut, Menteri Budi tiba di RSUD Undata sekitar pukul 07.45 Wita dan disambut oleh Direktur RSUD Undata, drg Herry Muliyadi, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Dalam sambutannya, Menteri Budi dikalungi kain batik khas Donggala sebagai simbol penghormatan. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Sulawesi Tengah, yang kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan perawatan jantung yang diperlukan.

Setelah upacara penyambutan, Menkes Budi langsung menuju ruang operasi di lantai dua RSUD Undata untuk menyaksikan proses operasi jantung terbuka secara langsung. Ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Layanan Kesehatan yang Ditingkatkan

Pelaksanaan operasi jantung terbuka di RSUD Undata adalah langkah inovatif yang diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan jantung, terutama bagi masyarakat yang pernah mengalami kesulitan dalam pengobatan. "Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan solusi dan meringankan beban masyarakat di Sulawesi Tengah," ungkap dr Herry Muliyadi, Direktur RSUD Undata.

Budi juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tenaga medis untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan. "Dengan dilaksanakannya operasi jantung terbuka di sini, kami berharap pasien tidak perlu pergi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik," ujar Menkes Budi.

RSUD Undata kini juga telah mengintegrasikan layanan baru ini dengan BPJS Kesehatan. Bagi pasien kemoterapi, kabar baik datang dengan pengumuman bahwa mulai hari itu, semua pengeluaran terkait kemoterapi di RSUD Undata akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial kepada pasien yang menjalani pengobatan kanker.

Kolaborasi dengan Para Ahli

Dalam acara tersebut, Menkes Budi didampingi oleh Direktur Utama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, dr Ockti Palupi Rahayuningtyas, serta pakar anestesi dan jantung nasional, Prof Dr dr Syafri Kamsul Arif. Kehadiran mereka memberikan kepastian akan kualitas dan keahlian dalam pelaksanaan operasi jantung terbuka ini.

"Kerja sama dengan para ahli ini penting untuk memastikan setiap perkembangan dalam pelayanan kesehatan jantung berjalan dengan baik dan optimal," papar Menteri Budi.

Tanggapan Masyarakat

Masyarakat Palu menyambut hangat berita ini. Pemudik jantung, yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan, merasa sangat bersyukur atas adanya layanan ini di RSUD Undata. Harapan untuk mendapatkan layanan medis yang lebih baik semakin mendekat dengan hadirnya operasi jantung terbuka yang perdana ini.

"Ini adalah langkah maju yang sangat signifikan bagi kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah. Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah mewujudkan impian mendapatkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses," kata salah seorang warga setempat.

Langkah ke Depan

Dengan dilakukannya operasi jantung terbuka di RSUD Undata, diharapkan akan ada lebih banyak inovasi dalam pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan fasilitas kesehatan serta pelatihan bagi tenaga medis agar pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia semakin berkualitas dan dapat diandalkan.

Kedepannya, diharapkan RSUD Undata dapat menjadi model bagi rumah sakit lain dalam pengembangan layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat. Masyarakat Sulawesi Tengah kini memiliki harapan baru untuk memperoleh perawatan kesehatan yang lebih baik dan lebih mudah diakses.

Exit mobile version